Asian Para Games 2018

Syuci Indriani Tutup Asian Para Games 2018 Dengan Raihan Medali Emas Kedua

Indonesia kembali bangga dengan wanita kelahiran Riau tahun 1991, Syuci Indriani yang kembali raih medali emas keduanya. Kali ini lewat nomor gaya

Syuci Indriani Tutup Asian Para Games 2018 Dengan Raihan Medali Emas Kedua
tribunnews.com/Danang Triatmojo
Syuci Indriani berpose usai meraih waktu tercepat (emas) lewat nomor gaya ganti 200 meter putri di Stadion Aquatik GBK, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (12/10/2018) malam 

Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia kembali bangga dengan wanita kelahiran Riau tahun 1991, Syuci Indriani yang kembali raih medali emas keduanya. Kali ini lewat nomor gaya ganti 200 meter putri klasifikasi SM14 Asian Para Games 2018.

Setelah sebelumnya berhasil menyumbang emas dari nomor gaya dada 100 meter putri klasifikasi SB14, atlet Para-Swimming Indonesia Syuci Indriani Sore ini (12/10) kembali dulang emas lewat nomor gaya ganti 200 meter putri dalam pertandingan final Para-Swimming yang dilangsungkan di Aquatik Centre GBK, Jakarta Pusat, pada Jumat (12/10/2018) malam.

Syuci berhasil mencapai garis finis dengan mencatatkan waktu 2 menit 36,32 detik.

Menempel tepat dibelakangnya perenang asal Hongkong, Chan Yui Lam dengan torehan waktu 2 menit 37,01 detik. Sementara di posisi ketiga, ada atlet asal Jepang Inuoe Mami yang sukses menyentuk tembok finis dengan 2 menit 37,41 detik.

Selain membukukan emas kedua, capaiannya tersebut merupakan kali keempatnya dia menaiki podium juara. Di mana sebelumnya dia menyumbangkan satu perak lewat nomor gaya kupu-kupu 100 meter klasifikasi S14 pada Rabu (10/10) kemarin, dan satu perunggu dari nomor gaya bebas 200 meter putri klasifikasi S14 pada Minggu (7/10).

Tak hanya emas yang Syuci raih malam ini dia juga mengakui bahwa dirinya memecahkan rekor waktu renang terbaiknya di nomor ini di mana sebelumnya dia berhasil berenang selama 2 menit 40,52 detik. Artinya Syuci berhasil berenang 3,51 detik lebih cepat dibandingkan waktu terbaiknya.

Dengan catatan waktu 2 menit 36,32 detik, dia mengaku telah memecahkan rekor waktunya sendiri pada nomor yang diperlombakan malam ini. Sementara, catatan waktu sebelumnya yakni 2 menit 40,52 detik.

"Tadi hampir deg-degan tapi aku harus bisa, harus percaya diri. Saya bersyukur banget sudah all out, inilah hasilnya alhamdulillah," ungkap Syuci usai pertandingan di Stadion Aquatik GBK, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (12/10/2018) malam.

Atas pencapaiannya tersebut, Syuci tak lupa berterima kasih kepada seluruh masyarakat maupun pihak terdekatnya yang telah membantu serta mendoakan dirinya bisa sampai pada level dimana dia bisa membanggakan Indonesia di rumahnya sendiri.

Syuci pun mempersembahkan kemenangannya ini untuk seluruh masyarakat Indonesia.

"Untuk seluruh rakyat indonesia. Terimakasih teman-teman yang sudah dukung Uci, ini hasilnya sudah tercapai, Alhamdulilah," ujar dia.

Disinggung soal bonus, Syuci mengaku akan mempergunakannya untuk memberangkatkan orang tuanya pergi umroh, serta memiliki rencana untuk membuat kolam renang sendiri dirumahnya.

"Mau buat kolam, untuk umrohkan ortu sama buat masa depan itu aja sih," pungkas Syuci.

Dengan berakhirnya perlombaan pada final malam tadi, tuntas sudah pertandingan pada cabor Para-Swimming di Asian Para Games 2018.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help