Asian Para Games 2018

Tim Basket Kursi Roda Indonesia Kalah, Aktor Ini Tetap Bangga

Aktor Augie Fantinus Wiyana sama sekali tak kecewa dengan kekalahan yang diterima Indonesia. Bahkan dia malah bangga.

Tim Basket Kursi Roda Indonesia Kalah, Aktor Ini Tetap Bangga
TRIBUNNEWS.COM/DANANG TRIATMOJO
Aktor Augie Fantinus Wiyana usai menonton tim Indonesia di Basket Hall GBK, Kamis (11/10/2018). 

Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Tim Putra Basket Kursi Roda Indonesia haru menerima kekalahan setelah berhadapan dengan Irak jadi laga terakhir di APG 2018, timnas merah putih terpaksa kalah dengan skor 27-97.

Aktor Augie Fantinus Wiyana sama sekali tak kecewa dengan kekalahan yang diterima Indonesia. Bahkan dia malah bangga.

Sebab dirinya yakin kehadiran masyarakat Indonesia menyaksikan aksi timnas tersebut bukan karena terpaku dari hasilnya saja, melainkan sesuatu yang lebih besar lagi yakni memotivasi dan melihat perjuangan Donald Pura Santoso dkk di lapangan.

"Jadi bangga banget gua seneng ngelihat. bukan karena kasihan sama mereka tapi karena bangga sama-sama Indonesia. Nggak, nggak kecewa," ujar Augie usai menonton tim Indonesia di Basket Hall GBK, Kamis (11/10/2018).

"Ini tim Indonesia pertama loh, yang lain belasan tahun, puluhan tahun," imbuhnya.

Pesta olahraga multievent se-Asia yang kali ini terlaksana di Indonesia, Asian Para Games 2018 jadi peristiwa langka yang sayang untuk dilewatkan.

Tak kalah dengan Asian Games kemarin, pegiat olahraga basket itu juga merasa bangga bisa melihat dan terlibat dalam armosfer antusiasme masyarakat yang begitu luar biasa di APG 2018 ini.

"Gua harus seneng harus bahagia liat lapangan yang segede gini rame sama seperti nonton koming (Ponsianus Nyoman Indrawan - timnas basket putra) dan kawan-kawan di Asian Games bahkan lebih rame kali," kata Augie.

Saat disinggung apakah dirinya bisa melakukan tembakan bola dari posisi duduk, Augie pun mengakui hal itu terlalu sulit. Sebab sebelumnya dia sempat penasaran mencoba hal itu.

"Susah, kayak kursi kuis. bayangin semuanya pakai tangan, kalau pakai kaki, ada bantuannya dari kaki, ini susah," pungkas dia.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved