ABC World

Ketidakpahaman Budaya Masih Batasi Hubungan Australia Indonesia

Sebuah survei yang melibatkan anak-anak muda di Australia dan Indonesia menunjukkan adanya peningkatan hubungan antara kedua negara.…

Sebuah survei yang melibatkan anak-anak muda di Australia dan Indonesia menunjukkan adanya peningkatan hubungan antara kedua negara. Namun, ketidakpahaman budaya masih menjadi tantangannya.

Survei tersebut dilakukan terhadap 500 anak-anak muda Australia dan Indonesia oleh Asosiasi Pemuda Australia Indonesia (AIYA).

Menurut AIYA, survei ini menjadi ajang kesempatan anak muda di dua negara untuk menyuarakan pandangan mereka soal masalah-masalah dan kebijakan yang juga berdampak bagi anak muda dalam hubungan bilateral kedua negara.

Ini adalah ketiga kalinya AIYA melakukan survei serupa, setelah sebelumnya di tahun 2013 dan 2014.

"Survei ini menjadi relevan untuk dilakukan AIYA karena anggota kami sudah terlibat dalam hubungan bilateral dan cenderung memiliki pengetahuan soal kedua negara," ujar Nicholas Mark, Presiden AIYA kepada Erwin Renaldi dari Australia Plus.

Dari survei tersebut diketahui jika anak-anak muda di Australia dan Indonesia memiliki pandangan adanya peningkatan cara menjaga hubungan dengan Indonesia dari pemerintah Australia.

Jika dibandingkan survei sebelumnya di tahun 2014, 85 persen anak-anak muda Australia merasa pemerintahnya tidak baik dalam menata hubungan dengan Indonesia.

Tapi di tahun 2016, ada 46 persen yang hampir setuju jika pemerintahnya telah menjaga hubungan baik dengan Indonesia.

"Jelas di tahun 2014 ada beberapa tantangan yang dihadapi hubungan kedua negara, seperti insiden penyadapan telepon dan hukuman mati. Tapi sejak itu lebih banyak berita-berita positif dan peningkatan kunjungan pemerintah kedua negara, juga memperbaharui fokus perdagangan dan investasi...," jelas Nicholas, yang akrab dipanggil Nick.

Nick Mark saat pemutaran Film 'Jalanan' di New South Wales bulan Maret 2015.
Nicholas Mark (kanan) saat pemutaran Film 'Jalanan' di New South Wales bulan Maret 2015.
Halaman
123
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved