ABC World

Kelompok Homoseksual di Jakarta Makin Khawatir Akan Sikap Polisi

Seorang pria berusia 27 tahun -yang ditangkap di sebuah sauna homoseksual di Jakarta bersama puluhan lainnya -mengatakan bahwa ia…

Seorang pria berusia 27 tahun -yang ditangkap di sebuah sauna homoseksual di Jakarta bersama puluhan lainnya -mengatakan bahwa ia khawatir akan masa depannya, di tengah meningkatnya tindakan keras terhadap komunitas LGBTI (Lesbian Gay Biseksual Transeksual Interseksual) di Indonesia.

Awal pekan ini, 58 pria, termasuk beberapa warga asing, ditangkap setelah polisi menggerebek sebuah gym dan sauna di Jakarta.

Kelompok hak asasi manusia mengatakan bahwa pria tersebut tidak melakukan kejahatan dan dibebaskan setelah melakukan penyelidikan intensif.

Pemilik dan pekerja sauna telah dijerat dengan Undang-Undang Pornografi.

Tapi seorang pria Indonesia berusia 27 tahun, yang tak mau disebutkan namanya karena takut akan keselamatannya, mengatakan bahwa ia mengkhawatirkan keluarganya.

"Pada saat penggerebekan, apa yang ada di kepala saya sebagian besar takut mempermalukan keluarga besar saya," kata pria itu.

"Meskipun saya sudah mengaku ke keluarga inti saya, keluarga besar belum tahu bahwa saya gay. Jadi saat itu, saya benar-benar kepikiran."

Pria tersebut mengatakan bahwa ia berharap agar orang-orang LGBT sebagai minoritas, suatu hari, memiliki hak asasi yang sama seperti waga Indonesia lainnya.

"Kami juga punya perasaan. Kami membutuhkan orang yang mengerti kami, kami perlu mencintai dan dicintai. Tapi apa yang terjadi di Indonesia adalah diskriminasi terhadap minoritas," ujarnya.

"Pengalaman saya sebagai pria gay sejauh ini adalah bahwa pada umumnya saya merasa sangat takut. Apalagi belakangan ini saya pernah mendengar bahwa akan ada undang-undang anti-LGBT."

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help