ABC

Menlu Australia Ungkap Keberhasilan AS Berkomunikasi Dengan Korut

Menurut Menteri Luar Negeri Australia, Julie Bishop, Amerika Serikat (AS) telah mengembangkan metode "canggih" untuk berkomunikasi…

Menurut Menteri Luar Negeri Australia, Julie Bishop, Amerika Serikat (AS) telah mengembangkan metode "canggih" untuk berkomunikasi dengan Korea Utara (Korut) mengenai program nuklir dan rudalnya.

Menlu AS, Rex Tillerson, telah mengungkap bahwa AS melakukan komunikasi langsung dengan Pyongyang, namun Presiden Donald Trump telah mengatakan kepadanya untuk tidak menyia-nyiakan waktu untuk bernegosiasi dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un.

"Saya katakan kepada Rex Tillerson, Menlu kami yang luar biasa, bahwa ia menyia-nyiakan waktunya untuk mencoba bernegosiasi dengan si Little Rocket Man (pria roket kecil)," tulis Trump di Twitter, dengan menggunakan julukan sarkastik untuk Kim Jong-un.

Komentar Trump itu muncul setelah Tillerson mengatakan kepada sekelompok kecil wartawan akhir pekan lalu bahwa AS sedang menyelidiki Korea Utara untuk mengetahui apakah mereka tertarik untuk berdialog.

"Kami sedang menyelidiki, jadi tunggu saja," sebutnya.

Tillerson mengatakan bahwa Amerika Serikat memiliki “beberapa saluran yang terbuka untuk Pyongyang".

Seorang pejabat senior AS, yang meminta penjelasan mengenai postingan Twitter Trump, meremehkan pentingnya saluran komunikasi tersebut.

Namun Menteri Luar Negeri Julie Bishop, kini, telah secara efektif membatalkan pengiriman delegasi Australia ke negara semenanjung Korea itu, seraya mengonfirmasi bahwa AS berhasil untuk berkomunikasi dengan negara tersebut.

"Saya percaya bahwa Amerika Serikat cukup maju dalam berkomunikasi dengan Korea Utara," kata Menlu Bishop.

Ia telah menolak saran agar Kedutaan Australia di Pyongyang, yang telah ditutup sejak 1974, bisa dibuka kembali.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help