ABC

Latihan Militer Gabungan Antara Australia dan Arab Saudi Dikecam

Sejumlah organisasi hak asasi manusia dan kelompok pemberi bantuan mengatakan, mereka khawatir akan berita bahwa Angkatan Laut Australia…

Sejumlah organisasi hak asasi manusia dan kelompok pemberi bantuan mengatakan, mereka khawatir akan berita bahwa Angkatan Laut Australia (RAN), baru-baru ini, menggelar latihan bersama mitra Arab Saudi mereka di Laut Merah.

RAN menggelar latihan itu sebagai bagian dari Operasi Manitou, operasi militer gabungan untuk menjaga keamanan maritim di Timur Tengah, yang telah dilakukan sejak lama.

Skip Facebook

FireFox NVDA users - To access the following content, press \'M\' to enter the iFrame.

Skip Facebook Post

FireFox NVDA users - To access the following content, press \'M\' to enter the iFrame.

Blokade itu menyebabkan kelangkaan makanan yang meluas, dengan 7 juta orang di negara miskin itu kini berada di ujung wabah kelaparan yang tak pernah terjadi sebelumnya.

"Saya pikir begitu mengganggu untuk mendengar bahwa militer Australia melatih angkatan laut yang terlibat dalam blokade ini," kata Elaine Pearson, Direktur organisasi Human Rights Watch di Australia.

"Kita tahu bahwa koalisi pimpinan Saudi telah menunda dan mengalihkan kapal-kapal yang membawa bantuan hidup ke Yaman, dan bantuan kemanusiaan jelas sangat dibutuhkan sekarang ini."

Pearson mengatakan, organisasinya akan meminta militer Australia untuk memberi penjelasan.

"Terserah militer Australia untuk menyediakan lebih banyak informasi tentang latihan seperti apa yang mereka berikan untuk Saudi -khususnya mengingat kekhawatiran kami tentang pelanggaran berulang terhadap hukum internasional yang dilakukan oleh koalisi pimpinan Saudi di Yaman."

Organisasi Oxfam, yang terlibat dalam aktivitas bantuan di Yaman, mengatakan bahwa berita latihan itu "sungguh mengkhawatirkan dalam konteks blokade penuh terhadap Yaman yang terus dilakukan oleh koalisi pimpinan Saudi."

"Oxfam akan menanyai Pemerintah Australia untuk informasi lebih lanjut. Kami khawatir terhadap apapun yang bisa terlihat seperti bantuan untuk implementasi blokade tersebut," ujar Rebecca Barber, Penasehat Kebijakan Kemanusiaan Oxfam di Melbourne.

Skip Twitter Tweet

FireFox NVDA users - To access the following content, press \'M\' to enter the iFrame.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help