ABC World

Hadapi Sidang, Mantan Diplomat Terdakwa Kekerasan Seksual Masuk RS

Seorang mantan diplomat dan dermawan terkenal Sydney yang ditangkap pada hari Kamis (18/1/2018) dan menghadapi empat tuduhan penyerangan…

Seorang mantan diplomat dan dermawan terkenal Sydney yang ditangkap pada hari Kamis (18/1/2018) dan menghadapi empat tuduhan penyerangan seksual, dibawa ke rumah sakit (RS) pada malam sebelum ia disidang.

Sir Trevor Garland dijadwalkan hadir di Pengadilan Sentral Sydney pada Jumat (19/1/2018) pagi, namun pengacaranya meminta Hakim John Andrews menahan kasus ini sampai pukul 2 siang.

Sir Trevor, mantan konsul Australia untuk Kepulauan Solomon, ditangkap pada hari Kamis (18/1/2018) saat ia pergi ke Kantor Polisi Kings Cross dan dikenai empat tuduhan kekerasan seksual yang sangat buruk.

Kepolisian New South Wales menuduh ia menyerang seorang pria berusia 24 tahun di sebuah rumah di utara Sydney, antara bulan Maret dan April 2017.

Ia tidak mengajukan permohonan jaminan dan secara resmi ditolak saat tampil dengan tautan audio visual di Pengadilan Negeri Sentral Sydney Jumat (19/1/2018) sore.

Dalam persidangan, jaksa penuntut kepolisian mengatakan, Sir Trevor sedang dalam masa pembebasan bersyarat disaat tuduhan pelanggaran tersebut dilayangkan.

Sir Trevor tampak gemetar sepanjang persidangan.

Pengacaranya mengatakan, permohonan jaminan akan diajukan Selasa (23/1/2018) depan.

Sementara itu, dokumen pengadilan menunjukkan Sir Trevor menghadapi dua tuduhan lain atas tindakan mengakses atau memodifikasi data terbatas yang tersimpan di komputer.

Pada tanggal 15 Januari tahun ini yakni antara pukul 17:29 dan 17:35 waktu setempat, dan satu lagi yakni di antara pukul 08.45 dan 20.50, ia mengakses catatan pasien yang disimpan di sebuah komputer di Rumah Sakit Saint Vincent, Sydney.

Sir Trevor diberi gelar bangsawan atas jasanya untuk Kepulauan Solomon dan menjabat sebagai konsul kehormatan selama hampir 20 tahun

Detektif mengeledah properti di wilayah Oakhurst pada hari Kamis (18/1/2018) dan menyita beberapa barang

Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.

Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help