ABC World

Kisah Perempuan Yazidi Lepas Dari Perbudakan Seksual ISIS

Pada usia 17 tahun, Farida dipaksa menjalani perbudakan seksual oleh tentara ISIS. Inilah kisah pelariannya sampai sekarang dimana…

Pada usia 17 tahun, Farida dipaksa menjalani perbudakan seksual oleh tentara ISIS. Inilah kisah pelariannya sampai sekarang dimana dia bisa tinggal di Jerman.

Di sebuah desa kecil bernama Kojo di Irak utara, Farida menjalani kehidupan yang "sederhana", menyimpan mimpi di satu hari nanti bisa bersekolah dan bekerja.

"Kami tidak memiliki impian yang besar. Impian besar saya adalah melanjutkan sekolah untuk menjadi guru matematika," katanya kepada ABC.

Belakangan, sekolah itu menjadi tempat yang tidak pernah hilang dalam ingatan karena menjadi lokasi dimana keluarganya dibunuh.

Terlahir dalam keluarga beranggotakan empat bersaudara dengan ayah yang bekerja untuk Angkatan Darat Irak, Farida memiliki kekuatan yang akhirnya menyelamatkan hidupnya.

"Alasan saya berusaha tetap kuat adalah, ayah saya mengilhami saya dan berkata, \'Kamu kuat dan saya yakin kamu akan kuat, tidak masalah kapan dan bagaimana\'," katanya.

Dia sekarang berpikir bahwa ayahnya mungkin telah meramalkan apa yang akan dialaminya - bagaimanapun juga, orang Yazid telah pernah dianiaya beberapa kali sebelumnya.

Dan benar saja, tanggal 3 Agustus 2014, militan Negara Islam Irak Surian (ISIS) mengepung desa-desa di dekat Gunung Sinjar.

Sementara ratusan ribu warga Yazidi melarikan diri ke pegunungan di mana banyak dari mereka kemudian tewas, penduduk di Kojo sangat terlambat - ISIS sudah mulai memblokade desa-desa di dekatnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved