ABC World

Angus Campbell Jadi Panglima Angkatan Bersenjata Australia

Sosok yang memimpin upaya Pemerintahan Tony Abbott untuk menghentikan perahu pencari suaka mencapai wilayah Australia beberapa tahun…

Sosok yang memimpin upaya Pemerintahan Tony Abbott untuk menghentikan perahu pencari suaka mencapai wilayah Australia beberapa tahun lalu, akan segera menjadi Panglima Angkatan Bersenjata yang baru.

Perdana Menteri Malcolm Turnbull hari Senin (16/4/2018) sore mengumumkan Letnan Jenderal Angus Campbell akan menggantikan Marsekal Mark Binskin di posisi puncak militer Australia mulai Juli mendatang.

"Pergantian kepemimpinan Angkatan Bersenjata Australia akan memastikan adanya transisi yang mulus dalam kepemimpinan pasukan pertahanan pada saat kritis dalam sejarah, dimana pasukan kita terlibat dalam misi kompleks dan berbahaya di Timur Tengah dan di tempat lain di seluruh dunia," kata PM Turnbull.

"Koordinasi dengan sekutu dan mitra kita serta kepemimpinan di era teknologi lebih penting daripada sebelumnya," ujarnya.

"Saya mengucapkan selamat kepada Letnan Jenderal Campbell, dia membawa kepemimpinan dan pengalaman untuk posisi penting ini," tambahnya.

Panglima yang baru ini mengucapkan terima kasih kepada Perdana Menteri serta pendahulunya untuk, "keistimewaan dan kehormatan besar untuk pengabdian".

"Saya sangat menghargai kepercayaan yang diberikan kepada saya oleh Perdana Menteri, Menteri Pertahanan dan Panglima Angkatan bersenjata," kata Letjen Campbell.

"Ini merupakan tanggung jawab luar biasa untuk memimpin dan menjaga para prajurit Angkatan Bersenjata Australia," tambahnya.

Letjen Campbell menjadi wajah publik Operasi Kedaulatan Perbatasan dan dia terkenal karena selalu menolak berkomentar terkait "urusan di lapangan" atau "masalah operasional".

Dia telah menjabat sebagai Panglima Angkatan Darat sejak 2015.

Halaman
12
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help