ABC World

Berobat ke Australia, Seorang Nenek Asal PNG Ditahan

Seorang nenek asal Papua Nugini, Rapia Komonde, kini ditahan di Brisbane setelah datang ke wilayah utara Queensland untuk perawatan…

Seorang nenek asal Papua Nugini, Rapia Komonde, kini ditahan di Brisbane setelah datang ke wilayah utara Queensland untuk perawatan medis.

Rapia dibawa oleh suaminya dari desa terpencil di Papua Nugini ke pusat medis di Pulau Saibai, Selat Torres, pada Februari lalu, karena menderita usus buntu.

Wanita berusia 55 tahun itu lalu diterbangkan ke Thursday Island dan kemudian ke Rumah Sakit Cairns. Dari sana dia lalu dimasukkan ke Penampungan Imigrasi Brisbane oleh petugas Satuan Perbatasan Australia (ABF).

Anggota DPR dari dapil tersebut Warren Entsch mengatakan apa yang sebenarnya terjadi masih perlu diperjelas. Namun dia menyebut sejumlah kasus sebelumnya dimana warga PNG yang mencari perawatan di Australia kemudian menolak kembali ke negaranya.

Warren Entsch mengatakan tanggapan pihak berwenang dalam kasus Rapia ini memang cukup keras. Namun dia mengaku menerima laporan yang berbeda.

"Saya masih berusaha memperjelas mengapa dia datang ke Brisbane. Namun saya telah berbicara dengan kantor Menteri Dalam Negeri. Saya sampaikan dengan jelas bahwa ini perlu kita selesaikan," kata Entsch.

"Saya mendengar adanya permintaan untuk tetap berada di Cairns karena bekas operasi di perutnya. Tampaknya dia khawatir jika pulang lebih awal dia akan diminta kembali bekerja di kebun. Dia merasa tidak sanggup melakukannya," ujarnya.

"Tidak boleh orang datang ke sini untuk mendapatkan bantuan dan memutuskan bahwa mereka akan tinggal lama," tambahnya.

Bukan penjahat

Rapia Komonde kepada media setempat menjelaskan dirinya bukan seorang penjahat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help