ABC World

Pembatasan Migran Akan Pengaruhi Ekonomi di Australia

Sebuah laporan terbaru menyebutkan bahwa bila Australia membatasi jumlah migran yang masuk maka itu akan mempengaruhi pertumbuhan…

Sebuah laporan terbaru menyebutkan bahwa bila Australia membatasi jumlah migran yang masuk maka itu akan mempengaruhi pertumbuhan lapangan kerja, dan menurunkan standar hidup di sini.

Laporan yang dibuat oleh Departemen Keuangan dan Dalam Negeri tersebut mengatakan bahwa jumlah migran yang datang di tahun 2014/2015 akan memberikan sumbangan sekitar 10 miliar ke dalam anggaran negara selama 50 tahun ke depan.

"Migran memberikan sumbangan bagi perekonomian Australia karena kebijakan yang ada sekarang mementingkan migran yang masih berusia kerja yang memiliki ketrampilan untuk memberikan sumbangan kepada ekonomi." kata laporan tersebut.

"Dan karenanya meningkatkan GDP Australia dan juga GDP masing-masing orang, dengan dampak lanjutan pada standar kehidupan pada umumnya."

Laporan ini muncul di tengah perdebatan hangat di kalangan pemerintah saat ini mengenai kebijakan penerimaan migran dan juga kekhawatiran di kalangan masyarakat mengenai cepatnya pertumbuhan penduduk di Australia karena kedatangan migran.

Australia menerima 190 ribu permanen migran setiap tahun - sebagian besar memiliki ketrampilan - namun mantan perdana menteri Tony Abbott ingin mengurangi jumlah menjadi setengahnya.

Dengan itu, akan menurunkan biaya hidup di Australia dan juga mengurangi tekanan terhadap infrastruktur.

Laporan tersebut mengakui bahwa jumlah penduduk yang semakin besar membawa tantangan tersendiri seperti lebih tinggi kepadatan di jalan, dan meningkatnya permintaan akan rumah.

Laporan mengatakan investasi di bidang infrastruktur harus sejalan dengan pertumbuhan penduduk.

Menurunnya tingkat migrasi menurut laporan tersebut bisa mengurangi adanya tenaga kerja baru.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help