Sabtu, 30 Mei 2026
ABC World

Pria India Gugat Orang Tuanya Karena Melahirkan Dirinya

Seorang pria asal India menggugat orang tuanya karena melahirkan dirinya ke dunia. Poin utama:• Samuel percaya ia harus dibayar…

Tayang:

Seorang pria asal India menggugat orang tuanya karena melahirkan dirinya ke dunia.

Poin utama:

• Samuel percaya ia harus dibayar untuk bertahan hidup karena bukan pilihannya untuk dilahirkan
• Ibunya berkata bahwa ia "tak akan mengandung" Samuel - seandainya ia sempat bertemu sang anak sebelum ia lahir
• Samuel mengidentifikasi dirinya sebagai "anti-natalist", sebuah filosofi yang memberikan nilai negatif pada kelahiran

Raphael Samuel yang berusia 27 tahun mengatakan ia berencana untuk mengambil tindakan hukum terhadap orang tuanya karena melahirkannya ke dunia tanpa persetujuannya.

Langkahnya yang tak biasa ini telah memicu kebingungan dan perdebatan di platform media sosial India.

Pengusaha asal Mumbai ini mengidentifikasi dirinya sebagai seorang \'anti-natalist\'; atau seseorang yang memberikan nilai negatif pada kelahiran dan percaya bahwa hidup begitu penuh kesengsaraan sehingga manusia harus berhenti berkembang biak.

Samuel menjadi tenar di India setelah ia mempertontonkan sikap filosofisnya dalam serangkaian video YouTube di mana sosoknya disamarkan dengan kacamata hitam dan janggut palsu besar yang tidak pas.

"Saya ingin semua orang di India dan dunia menyadari satu hal - bahwa mereka dilahirkan tanpa persetujuan mereka," katanya.

"Saya ingin mereka mengerti bahwa mereka tak berhutang apa pun kepada orang tua mereka."

"Jika kita dilahirkan tanpa persetujuan kita, kita seharusnya dipelihara oleh orang tua kita untuk bertahan hidup."

Kedua orang tuanya adalah pengacara, dan ia mengatakan dirinya memiliki hubungan yang baik dengan mereka.

"Ayahku masih berusaha memahami ide ini, tetapi ibu saya berharap ia bertemu dengan saya sebelum saya lahir, dan ia tak akan melahirkan saya," katanya.

Ibu Samuel menjabarkan pemikirannya di halaman Facebook sang putra.

"Jika Raphael bisa memberikan penjelasan rasional tentang bagaimana kita bisa meminta izin untuk dilahirkan, saya akan menerima kesalahan saya," katanya.

Penyebutan pertama istilah \'anti-natalist\' dikaitkan dengan filsuf Belgia, Theophile de Giraud.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved