Bea Cukai, BNN, Dan TNI Bekuk Sindikat Narkotika Internasional

Sinergi Bea Cukai, BNN, Dan TNI Bekuk Sindikat Narkotika Internasional, Amankan 114,9 Kg Sabu Dan 60.000 Butir Ekstasi.

Bea Cukai, BNN, Dan TNI Bekuk Sindikat Narkotika Internasional
dok. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
Sinergi positif antara Bea Cukai, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika berupa 114,9 Kg sabu, dan 60.000 butir ekstasi di beberapa daerah yaitu Aceh, Riau, dan Kalimantan. 

Sinergi positif aparat pemerintah dalam melakukan pengawasan terhadap peredaran narkotika di Indonesia kian gencar dilakukan.

Para sindikat yang kerap mencoba menyelundupkan narkotika di Indonesia terus mencari celah, sehingga aparat pemerintah tidak boleh lengah.

Kali ini, sinergi positif antara Bea Cukai, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika berupa 114,9 Kg sabu, dan 60.000 butir ekstasi di beberapa daerah yaitu Aceh, Riau, dan Kalimantan.

Dari berbagai penindakan itu petugas gabungan juga berhasil mengamankan 21 orang tersangka.

Tenaga Pengkaji Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum Kepabeanan dan Cukai, Nugroho Wahyu Widodo mengungkapkan kronologi terkait penindakan yang telah dilakukan oleh petugas gabungan.

“Pada hari Sabtu (4/8) petugas BNN dan Bea Cukai telah melakukan pengintaian di Jalan Lintas Riau-Sumatera Utara, Desa Bangko Bakti, Rokan Hilir, Riau. Sekitar pukul 00.15 WIB, petugas membekuk 4 orang yang diduga membawa narkotika berinisial JM (52), SIS (39), RS (25), dan DP (44). Dari penindakan ini petugas berhasil mengamankan 30 bungus narkotika jenis sabu seberat 31,4 Kg dari Malaysia,” ungkap Nugroho.

Sementara itu di Dumai, Riau, petugas BNN berhasil mengamankan 30.000 butir pil ekstasi pada hari Sabtu (18/8).

Petugas juga berhasil mengamankan 4 orang tersangka berinisial AA, KA, TD, dan ZU. Dalam upaya melakukan penangkapan terhadap para tersangka, petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dikarenakan salah satu tersangka berinisial AA mencoba untuk melarikan diri.

Dari pemeriksaan yang dilakukan petugas, ditemukan 1 buah kantong plastik warna biru yang berisikan 30.000 butir pil ekstasi seberat 4,7 Kg.

Petugas kemudian melakukan pengembangan penyidikan dan berhasil meringkus 1 orang tersangka lain berinisial GH di Pekanbaru pada hari Minggu (19/8).

Halaman
12
Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved