Bank BCA Dorong Peningkatan Kemampuan Bisnis Wirausaha Berbasis Teknologi

Kamis, 1 Desember 2016 19:16 WIB
Bank BCA Dorong Peningkatan Kemampuan Bisnis Wirausaha Berbasis Teknologi
istimewa
General Manager CSR PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Inge Setiawati (tengah), Senior Adviser CSR BCA Sapto Rachmadi (kiri) berbincang dengan Head of e-business Technology Kementerian Komunikasi dan Informatika Sonny Sudaryana (kedua kiri), Co-Founder Coding Indonesia Kurie Suditomo (kedua kanan) dan Founder Clevio Aranggi Soemardjan (kanan) di sela pembukaan talkshow "CoDe @BCA” yang diselenggarakan di Menara BCA, Rabu (30/11). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program Bakti BCA memberikan dukungannya kepada para start-up muda yang kreatif melakukan inovasi dalam mengembangkan pendidikan berbasis teknologi di Indonesia.

Kali ini Bakti BCA bekerja sama dengan Komunitas Code Margonda mengadakan forum pertemuan untuk generasi muda yang ingin berpartisipasi dalam mengembangkan pendidikan berbasis teknologi, khususnya dalam bidang pengajaran coding, di Indonesia.

Acara ini termasuk salah satu kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR), yaitu Bakti BCA.

Talkshow ini mengusung konsep "CoDe @BCA” dan diadakan pada 30 November 2016 di Jakarta. Turut hadir dalam acara ini General Manager Corporate Social Rensponsibility (CSR) BCA Inge Setiawati dan Senior Adviser CSR BCA Sapto Rachmadi serta Head of e-business Technology Kementerian Komunikasi dan Informatika Sonny Sudaryana.

Bakti BCA dan Code Margonda mengundang sejumlah pakar wirausaha yang bergerak di bidang edukasi coding dalam dunia teknologi digital, di antaranya CEO Cody’s App Academy Wisnu Sanjaya, Co-Founder Coding Indonesia Kurie Suditomo, dan Founder Clevio Aranggi Soemardjan.

“Sebagai perusahaan yang turut menaruh perhatian pada dunia pendidikan serta perkembangan dunia teknologi digital, BCA melalui Bakti BCA mempertemukan para wirausaha pemula (start-up) dengan pakar wirausaha yang tengah sukses membangun dan mengelola bisnis yang berbasis teknologi," kata Inge.

Dikatakannya, generasi muda penerus bangsa perlu diberikan kesempatan untuk berkiprah secara mandiri dalam memajukan perekonomian bangsa, salah satunya melalui jalur wirausaha.

"Di tengah perkembangan zaman yang serba digital, generasi muda diharapkan dapat memanfaatkan berbagai peluang sebagai jembatan untuk meraih kesuksesan di masa depan,” ujarnya.

Untuk mengedukasi sekaligus menularkan semangat untuk membangun start up, BCA dan Code Margonda mengundang kurang lebih 100 penggiat start-up digital di Jabodetabek.

Mereka akan mendengarkan pemaparan yang disampaikan oleh tiga narasumber yang sudah ahli di bidangnya, mengenai perkembangan bisnis edukasi coding di Indonesia, tantangan dan peluang bisnis edukasi coding serta cara pakar wirausaha mengajak masyarakat untuk melek teknologi digital sejak dini.

Sebelumnya Bakti BCA bekerja sama dengan Komunitas Code Margonda telah mengadakan tiga forum diskusi. 

Forum Bootstrap Traction for Startup diselenggarakan pada bulan Maret 2016 yang mengundang tiga pembicara yang sukses dalam bisnis wirausaha berbasis teknologi, yaitu CEO of Jojonomic.com Indrasto Budisantoso, Vice President of Go-Jek Dayu Dara Permata, dan CEO of Harukaedu Novistiar Rustandi.

”Kami berharap penyelenggaraan panel-panel diskusi semacam ini dapat semakin mendorong dan merangsang kreativitas generasi muda Indonesia untuk terus berkarya dalam menciptakan bisnis start-up yang inovatif," kata Inge.

Inge menambahkan  saatnya generasi muda memberikan nilai tambah melalui usaha yang mereka rintis.

"Potensi generasi muda sangat besar untuk berkiprah di jalur wirausaha karena bertumpu pada kekuatan kreativitas dan inovasi sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini,” katanya.

Editor: Eko Sutriyanto
MOST READ
© 2014 PT Bank Central Asia Tbk dan Tribunnews.com
Atas
// START Nielsen Online SiteCensus V6.0 // COPYRIGHT 2010 Nielsen Online ?>