Minggu, 5 Juli 2015
Tribunnews.com

Asosiasi BPD Dukung Transparansi Bunga Kredit

Jumat, 24 September 2010 16:52 WIB

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) Winny Erwindia mendukung rencana Bank Indonesia (BI) mengenai transparansi bunga kredit ke masyarakat.

"Aturan BI soal transparansi bunga kredit itu tidak masalah. Itu kan hanya range (kisaran bunga kredit). Namun setiap bank macam kredit risikonya beda. Yang disampaikan di media itu range saja dan indikasi (nilai kredit) saja. Angkanya bisa di atas atau di bawah sedikit. Tapi BI harus dipertimbangkan semangat berbisnis," kata Winny kepada pers di sela "Halal Bihalal dan Peresmian Kantor Asbanda" di Jakarta, Jumat (24/9/2010).

Menurut dia, bunga kredit masing-masing bank pada dasarnya berbeda tergantung jenis dan risiko kredit yang didanai. "Misalnya beda bunga kredit yang diberikan ke pedagang A dan pedagang B karena risikonya beda meski dananya sama," papar Winny.

Apalagi, lanjut dia, bank yang fokus pada segmen tertentu lebih detail dalam memberikan bunga kredit.

Data Asbanda, total kredit dari 26 BPD anggota Asbanda per Juni 2010 mencapai Rp 132,740 triliun dari sebelumnya sebesar Rp 120,754 triliun per Desember 2009 atau tumbuh 9,9 persen.

Dengan total aset per Juni 2010 mencapai Rp 237,912 triliun meningkat dibandingkan Desember 2010 yakni Rp 200,542 triliun atau tumbuh 18,63 persen.

Adapun total dana pihak ketiga (DPK) naik dari Rp 143,262 triliun per Desember 2009 menjadi Rp 192,674 triliun per Juni 2010 atau tumbuh 30,49 persen.

Halaman12
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Anwar Sadat Guna
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas