Inovasi Baru Mesin Diesel Mitsubishi

Sabtu, 16 April 2011 07:39 WIB

Inovasi Baru  Mesin Diesel  Mitsubishi
Mitsubishi Corporation

Pada sistem common rail, distributor pompa injeksi digantikan oleh sebuah pompa bertekanan sangat tinggi yang dapat menghasilkan solar bertekanan tinggi, kelebihannya adalah peggunaanya tetap menggunakan bahan bakar Bio Solar atau Solar biasa.

Pengembangan kami terus berlanjut dengan melakukan inovasi dengan mengadopsi Variable Geometry Turbo (VGT) pada mesin diesel Mitsubishi 2.5 Liter DOHC 16-valve Common Rail Direct Injection, yang mampu memberikan torsi maksimum di seluruh rentang RPMnya.

Ajang Rally Dakar  merupakan laboratorium alam  untuk pengetesan ketangguhan mesin yang kemudian menjadi dasar pengembangan teknologi Mitsubishi.Telah lebih dari 25 tahun berkompetisi di ajang Rally Dakar, dengan rekor 7 kemenangan berturut-turut dan total 12 kemenangan, menjadi  pengalaman dan  kekuatan untuk mengembangkan teknologi terdepan.

Pengalaman yang  panjang dan bersejarah di ajang  kompetisi lintas negara  tersebut pada tahun 1983         di ajang rally Dakkar,  membuat kompetisi ini menjadi  ajang pembukitan ketangguhan, kekuatan dan ketahanan dari mesin tersebut.  Pada 2009 Mitsubishi pertama kali menggunakan mesin diesel pada kendaraan Mitsubishi diajang Rally Dakar.


Secara umum memasuki abad ke-21, kinerja mesin diesel sudah mulai menyamai mesin bensin. Mesin diesel sekarang tidak hanya memiliki torsi yang besar dan hemat bahan bakar, namun juga mempunyai akselerasi yang cukup prima. Mesin diesel pun tidak hanya dipakai oleh kendaraan truk besar, tetapi dipergunakan pula sebagai penggerak kendaraan penumpang mewah.

Para ahli mesin pun terus mencari cara untuk memperbaiki kinerja semburan solar ke dalam ruang bakar agar kinerja dapur pacunya meningkat. Akhirnya digunakanlah sistem injeksi bahan bakar, sehingga mesin diesel dapat dikatakan sebagai pelopor teknologi injeksi. Mengikuti perkembangan teknologi elektronik, mulai tahun 1989 kerja peranti direct injection diatur oleh ECU (Engine Control Unit).   Saat proses injeksi, jumlah bahan bakar, sirkulasi gas buang dan peranti turbo diatur secara elektronis.   Ini menghasilkan mesin diesel yang ramah lingkungan.

Itu pun diterapkan pada mesin diesel keluaran Mitsubishi, yang sejak tahun 1980-an dipercaya untuk berbagai pekerjaan berat, serta berkontribusi di berbagai jenis usaha dan ikut membantu menjalankan roda  perekenomian di Indonesia.  Hingga kini, Mitsubishi pun terus mengembangkan teknologi mesin dieselnya.

Halaman
123
Penulis: Budi Prasetyo
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help