Minggu, 21 Desember 2014
Tribunnews.com

Kalstar Berniat Buka Rute Semarang-Pontianak

Kamis, 17 November 2011 17:22 WIB

Kalstar Berniat Buka Rute Semarang-Pontianak
TRIBUNKALTIM/NEVRIANTO HARDI PRA
Para penumpang pesawat Kalstar dari Tarakan turun dari pesawat Kalstar di Bandara Temindung Samarinda, pada H minus 6 sebelum lebaran, Rabu (24/8/2011)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hendra Gunawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Kalstar Aviation merencanakan untuk mengambangkan rute di wilayah rute-rute kedua Jawa dan Kalimantan.

Maskapai yang berbasis di Pontianak itu pun mengusulkan untuk melayani penerbangan Semarang-Pontianak dan Semarang-Surabaya.

Wakil Direktur Utama Kalstar, Aditya Wardana mengatakan, rencana ekspansi maskapai tersebut sesuai dengan rencana penambahan jumlah armada untuk operasi penerbangan Kalstar.

Satu unit pesawat Boeing 737 series telah didatangkan dan saat ini tengah menjalani perawatan di Curug, Tangerang.

"Diharapkan dalam beberapa pekan ke depan kita sudah mendapatkan izin rute, sehingga bisa memberikan layanan kepada masyarakat," kata Aditya di Jakarta, Kamis (17/11/2011).

Dijelaskan, saat ini Kalstar telah mengoperasikan sebanyak enam unit pesawat yang terdiri dari empat pesawat jenis Boeing 737 series dan dua unit ATR 42-200.

Pesawat Boeing yang berkapasitas 100 orang lebih akan digunakan untuk operasi penerbangan di kota-kota besar sebagai pengumpul, sementara ATR 42-100 yang berkapasitas sekitar 50 penumpang akan dijadikan pesawat pengumpan, yaitu rute-rute di daerah pedalaman.

Aditya menjelaskan, hingga awal 2012 mendatang, pihaknya memproyeksikan untuk mengoperasikan sebanyak 10 unit pesawat yaitu lima ATR 42-200 dan lima unit Boeing 737 series.

Menurutnya, hal itu sesuai dengan amanah UU no 1 tahun 2009 yang mengharuskan maskapai mengoperasikan minimal 10 unit pesawat dan lima di antaranya adalah hak milik.

UU tersebut akan diterapkan mulai tanggal 12 Januari 2012, karenanya, Kalstar berpacu dengan waktu. Sisa tiga unit pesawat, jelasnya, segera didatangkan pada akhir tahun.

Tiga pesawat tersebut, jelasnya adalah ATR 42-200. "Kami akan terus melakukan penetrasi di daerah-daerah intra Kalimantan, karenanya kami butuh pesawat kecil," ujarnya.

Penulis: Hendra Gunawan
Editor: Anwar Sadat Guna

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas