• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 2 Oktober 2014
Tribunnews.com

Berantas Kemiskinan, Pemerintah Gulirkan MP3KI

Rabu, 18 Januari 2012 22:16 WIB
Berantas Kemiskinan, Pemerintah Gulirkan MP3KI
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Radjasa, menjadi saksi pada persidangan pencemaran nama baik dengan terdakwa dua aktivis Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera), Mustar Bona Ventura dan Ferdi Semaun, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis (10/2/2011). Persidangan tersebut terkait tuduhan Bendera kepada beberapa nama yang diduga menerima aliran dana Bank Century. (tribunnews.com/herudin)

Laporan Wartawan Tribunnews.com Andri Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah mengeluarkan program kebijakan baru terkait pengentasan kemiskinan di Tanah Air. Program itu bernama Masterplan Program Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Indonesia (MP3KI).
 
Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan MP3KI akan disinergikan dengan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), yang sudah digulirkan pemerintah awal 2011 lalu. Diharapkan, adanya MP3KI dapat mengurangi masyarakat miskin dan membuka lapangan kerja di Indonesia. Hatta menjelaskan, MP3KI menargetkan tiga kelompok miskin, yakni di daerah tertinggal, perkotaan dan nelayan.
 
“Apa yang kita paparkan tentang MP3KI, pro growth diimbangi pemerataan, pro poor, pro job dan pro inverontment. Sebetulnya rencana program percepatan MP3KI adalah program yang ada afirmatif action, targetnya jelas, kelompok-kelompok yang harus kita berikan perlindungan sampai dengan penguatan,” kata Hatta dalam Konferensi Pers, di Istana, Jakarta, Rabu (18/1/2012).
 
Menurutnya, melalui program-program sinergi antara MP3EI dan MP3KI, masyarakat yang ada di daerah tertinggal, kabupaten yang tertinggal, masyarakat miskin perkotaan dan daerah-daerah nelayan mampu memiliki pendapatannya sendiri.
 
“Generated income menambah pendapatan, sehingga dapat mengetaskan kemiskinan,” jelasnya seraya menjelaskan, MP3KI ini akan membuka kesempatan kerja yang tersedia lebih besar lagi. Apalagi dengan disinergikan dengan MP3EI.
 
Hatta menegaskan bahwa penyerapan tenaga kerja akan mengalami peningkatan seiring bergelindingnya MP3EI. Paling tidak 5,7 juta tenaga kerja akan terserap dari 2012-2014.
 
“MP3EI, investasi dan penyerapan tenaga kerja.  Menurut koridor ekonomi 2012-2014, dengan nilai investasi Rp 1.200 triliun, maka ada 5,7 juta kesempatan kerja, khusus MP3EI selama tiga tahun,” ujarnya.
 
Menteri Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, dan Kepala Bappenas Armida Alisjahbana mengatakan, tenaga kerja yang dibutuhkan dalam MP3EI ini memiliki karakteristik tersendiri. Tenaga Kerja yang dibutuhkan minimal semi skilled atau tingkat menengah sebesar 88 persen, tenaga kerja skilled sebesar 11 persen dan tenaga profesional sisanya.
 
“MP3EI sifatnya mendorong pertumbuhan maka kesempatan kerja yang diciptakan semi skilled dan skilled. Namun dampak multiplier, banyak industri kecil sebagai penyokong yang akan tumbuh dalam rangka MP3EI,” imbuhnya.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Ade Mayasanto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
206443 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas