• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Tribunnews.com

Sedan Kecil akan Semakin Murah di Indonesia

Rabu, 15 Februari 2012 09:13 WIB
Sedan Kecil akan Semakin Murah di Indonesia
daihatsu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Harga sedan kecil akan menjadi lebih murah dan kompetifif di Indonesia. Syaratnya, harus dibuat di Indonesia dan masuk dalam program Low Cost and Green Car (LCGC). Untuk itu, pemerintah berencana memberikan insentif fiskal berupa pemotongan Pajak Pertambahan nilai-Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan roda empat jenis MPV dan sedan kecil. Hal tersebut dikemukakan Budi Darmadi, Dirjen Industri Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menjelaskan rencana dalam Workshop Kebijakan Pengembangan Industri Otomotif, di Kantor Menko Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (14/2/20120).

Ditambahkan, selama ini Thailand yang menikmatinya, memproduksi sedan dan diekspor ke seluruh negara ASEAN, termasuk Indonesia. Sudah saatnya, Indonesia mengambil jatah produksi dan ikut menikmatinya. "Diperlukan regulasi. Peraturan PPnBM untuk segmen kendaraan bermesin 660 - 1.200 cc dan harus dimodifikasi. Jenis MPV diturunkan dari 10 persen jadi nol dan sedan dari 30 persen menjadi 15 persen," jelas Budi. 

Selain itu, pemerintah juga berencana memberi insentif lain seperti Bea Masuk Ditanggung Pemerintah (BMDTP) khusus untuk bahan baku dan komponen yang belum diproduksi di Indonesia. Insentif ini disiapkan selama 8 tahun, dengan target komponen itu bisa diproduksi di dalam negeri. "Kami juga mengusulkan pembebasan bea masuk atas impor mesin dan perlatan keperluan produksi untuk pendirian pabrik," lanjut Budi.

Target
Pemerintah berharap dengan bergulirnya program LCGC bisa menciptakan piramida industri otomotif yang kokoh di Indonesia. Terutama untuk mengenjot pertumbuhan industri komponen dan kemandirian di bidang teknologi otomotif. Dengan menciptakan pasar mobil di bawah 1.200 cc, pemerintah berharap bisa menambah pasar 300.000 - 600.000 unit per tahun.

"Kami menginginkan agar "powertrain" (mesin, transmisi dan "axle") bisa diproduksi di Indonesia. Kalau sudah sampai pada tahap ini, industri nasional bisa mendapat keuntungan besar," tutup Budi.

Editor: Gusti Sawabi
Sumber: Kompas.com
0 KOMENTAR
267861 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas