Pacific Royale Airways Serahkan Perawatan Pesawat ke GMF

PT GMF AeroAsia menandatangani kesepakatan kerjasama perawatan pesawat dengan Pacific Royale Airways

Pacific Royale Airways Serahkan Perawatan Pesawat ke GMF
IST
Hanggar tempat perbaikan pesawat di GMF Aero Asia

TRIBUNNEWS.COM   SINGAPURA – PT GMF AeroAsia menandatangani kesepakatan kerjasama perawatan pesawat dengan Pacific Royale Airways, maskapai baru dengan konsep full service di arena Singapore Airshow 2012 pada 15 Februari 2012.

Penandatangan kontrak dilakukan oleh Direkut Utama PT GMF AeroAsia, Richard Budihadianto dan CEO Pacific Royale Airways, Samudera Sukardi. Perjanjian perawatan pesawat ini merupakan kerjasama yang pertama, baik bagi GMF AeroAsia maupun Pacific Royale Airways.

“Kepercayaan ini sangat berarti bagi GMF karena Pacific Royale Airways merupakan maskapai baru di Indonesia,” kata Richard Budihadianto.

Selain itu, Pacific Royale Airways menawarkan konsep pelayanan penuh seperti Garuda Indonesia sehingga perawatannya tidak sekadar terkait dengan keamanan dan keselamatan, tapi juga kenyamanan.

“Kapabilitas GMF sangat memadai untuk menangani armada maskapai dengan konsep full service,” katanya.

Apalagi, GMF telah memiliki pengalaman panjang menangani pesawat untuk penerbangan full service dari berbagai maskapai dari banyak negara. Pengalaman panjang yang didukung tenaga handal, fasilitas lengkap, serta sertifikasi pengakuan dari FAA dan EASA membuat GMF percaya diri memasuki pasar perawatan global. Selain itu, kapabilitas GMF AeroAsia telah mencapai C-Check untuk pesawat tipe terbaru seperti B737-NG maupun A320. Pada saat yang sama GMF masih menjalankan perawatan hingga Overhaul untuk tipe pesawat B737-Classic dan melakukan Section 41 Modification pada pesawat B747-Series. “Kapabilitas GMF terus ditingkatkan sesuai dengan perkembangan teknologi pesawat,” katanya.

Pacific Royale Airways merupakan maskapai yang dioperasikan oleh PT Pacific Royale Airways Indonesia. Perusahaan ini merupakan hasil patungan antara Pacific Royale milik investor India, Tarun Trikha dan keluarga Goenarni Goenawan dari Indonesia. Maskapai ini sudah memperoleh Surat Izin Angkutan Udara (SIAU) atau Surat Izin Usaha Penerbangan (SIUP) dari Kementerian Perhubungan pada 1 November 2011. Sebanyak 10 pesawat, lima unit Fokker 50 dan lima unit A320 disiapkan untuk beroperasi.

Rencananya, Pacific Royale Airways menerbangi rute-rute domestik lebih dulu dengan hub dari Jakarta dengan sub hub di Medan, Batam, dan Surabaya. Pesawat Pacific Royale ditargetkan bisa beroperasi melayani masyarakat pada Februari 2012 ini. Sebanyak 30 pilot berpengalaman eks Mandala Airlines dan Riau Airlines sudah disiapkan sejak enam bulan lalu.

Menurut Lindung M Manurung selaku Account Manager & Sales GMF AeroAsia, Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani oleh GMF dan Pacific Royale Airways mencakup perawatan di Base Maintenance dan Engineering Services. Selain, Pacific Royale juga berencana menyerahkan pengecatan (painting) dua unit pesawat A320 kepada GMF AeroAsia. “Kita juga tengah evaluasi untuk pemasangan In Flight Entertainment (IFE) dan Reconfigurasi,” katanya.

Penulis: Budi Prasetyo
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved