Sabtu, 29 November 2014
Tribunnews.com

Bengkel Garuda Untung Rp 57 M

Minggu, 26 Februari 2012 12:35 WIB

Bengkel Garuda Untung Rp 57 M
(TRIBUNNEWS.COM/HENDRA GUNAWAN)
GMF AeroAsia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anak usaha milik PT Garuda Indonesia Tbk, PT Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia berhasil membukukan keuntungan sebesar Rp 57 miliar dari usaha bengkel pesawat pada 2011 lalu.

Perolehan ini menjadi prestasi sendiri, karena pada tahun sebelumnya keuntungan perusahaan reparasi pesawat tersebut terbilang cukup rendah yaitu Rp 28 miliar.

"Tahun 2011 bisa naik 100 persen lebih karena harga minyak dunia cukup stabil sehingga bisnis penerbangan juga cukup besar," kata Dirut GMF Richard Budihadianto di Jakarta, Sabtu (25/2/2012).

Dia menjelaskan, bisnis maintenance, repaire, overhaule (perawatan, reparasi, turun mesin) pesawat memang tergantung pada harga minyak dunia, karena pesawat sebagai pelanggan GMF sangat tergantung pada harga BBM.

Hal ini juga digambarkan pada keuntungan GMF yang naik turun di mana pada 2008 lalu keuntungan GMF terbesar yaitu Rp 67 miliar, dan turun menjadi Rp 48 miliar pada 2009 dan anjlok menjadi Rp 28 miliar pada 2010.

"Tahun ini kita tidak muluk-muluk, target keuntungannya menjadi Rp 62 miliar dari pendapatan Rp 1,75 triliun. Harga BBM yang naik lagi bisa menjadi halangan bagi para pelanggan GMF," ujarnya.

Dijelaskannya, selain pesawat-pesawat Garuda yang berkontribusi sebesar 70 persen dari pendapatan tahun 2011 yang sebesar Rp 1,78 triliun, pelanggan GMF adalah pesawat-pesawat kargo dari Eropa dan Amerika Serikat serta Afrika. "Biasanya, kalau harga BBM tinggi mereka lebih memilih tidak menggrounded pesawat daripada merawat peawat," jelas Richard.

Penulis: Hendra Gunawan

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas