• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Tribunnews.com

Produksi Lada Dunia Bakal Merosot

Jumat, 23 Maret 2012 14:58 WIB
Produksi Lada Dunia Bakal Merosot
Lada putih

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Informasi Pasar Komoditi Domestik dan Internasional menyebutkan persediaan lada secara keseluruhan lebih rendah di pasar domestik sejak awal musim karena menurunnya produksi.

Bappebti kementerian perdagangan mencatat produksi lada pada tahun 2012 diperkirakan mencapai kisaran 43.000 – 45.000 ton. Atau turun bila dibandingkan pada tahun lalu yang mencapai 49.000 ton.

Menurut Menurut Dewan Rempah-rempah dari India, ekspor lada selama April 2011-Desember 2011 tercatat sebesar 19.500 ton dibandingkan dengan 13.350 ton pada 2010-11, naik dari 46 persen.

Sedangkan menurut Komunitas Lada Internasional (IPC) ekspor Black Pepper selama Januari sampai Oktober 2011 dari enam negara pengekspor utama (Brazil, India, Indonesia, Malaysia, Vietnam dan Sri Lanka) adalah sekitar 2,04 ton lakh penurunan sebesar 4,6 persen dibandingkan dengan 2,14 lakh ton pada periode yang sama tahun lalu.

Lebih lanjut, Vietnam merupakan eksportir lada terbesar di dunia, dimana panen diatur pada akhir Februari. Negara ini mendominasi pasar dunia, dengan pangsa ekspor sebesar  43 persen, sedangkan pengirim besar lainnya meliputi Indonesia, Malaysia dan India. 

Sementara, impor oleh AS naik menjadi 64.276 ton dalam 11 bulan pertama tahun 2011, dari 63.274 ton di tahun sebelumnya. Komunitas Lada Internasional mengatakan dalam buletin mingguannya.

 Sementara itu, menurut informasi dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), harga lada pada Rabu, 21 Maret menunjukkan harga Lada putih di pangkal pinang diperdagangkan pada Rp 79.607/kg. Sementara harga lada hitam di Bandar Lampung diperdagangkan pada Rp 50.220/kg.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
0 KOMENTAR
379472 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas