• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Tribunnews.com

Harga BBM Naik Picu Kenaikan Harga Bahan Bangunan

Kamis, 5 April 2012 17:32 WIB
Harga BBM Naik Picu Kenaikan Harga Bahan Bangunan
Ist
pengembang rumah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Managing Director Strategy and Service PT Sinar Mas Land, Ishak Chandra melihat rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) turut mempengaruhi harga bahan bangunan.

Bahkan, dua bulan sebelum rencana pemerintah menaikkan harga BBM subsidi per 1 April lalu, harga bahan dan barang bangunan justru sudah melonjak rata-rata 5 hingga 10 persen.

“Otomatis. Indonesia lucu, 2 bulan, tiga bulan lagi naikinnya sudah pada naik harga-harganya. Naturaly, naik harga sebulan sebelum kenaikan,” kata Ishak saat ditemui di Hotel Le Grandeur Mangga Dua, Jakarta, Kamis (5/4/2012).

Karenanya, lanjut Ishak para pengembang termasuk Sinar Mas melakukan penyesuaian harga pada proyek-proyek pembangunan yang tengah dilakukan.

Ia mengatakan pula kalau selama ini kenaikan harga bangunan terjadi karena faktor harga tanah dan bangunan.

“Otomatis harga properti selalu naik. Kalau dulu kita naik harga karena tanah harga bangunannya sesuai demand. Kenaikan kontruksi. Harga property dari indeks 100 persen, 5-10 persen,” ia menjelaskan.

Hanya saja ia menegaskan kenaikan ini tidak menimbulkan menurunnya permintaan akan bangunan maupun hunian oleh konsumen.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Willy Widianto
1 KOMENTAR
417711 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Beberapa produk material pada saat ini yang banyak digunakan dan di kenal masyarakat, diantaranya adalah bata merah, batako dan bata ringan. Produk bata merah dan bata ringan umumnya digunakan untuk masyarakat menengah atas. Sedangkan produk batako banyak digunakan untuk bisa di jangkau segala lapisan masyarakat. Walaupun sekarang terdapat material dinding produksi import, namun ketiga produk material dinding diatas tersebut, paling banyak digunakan dalam pembangunan dan pekerjaan konstruksi di masyarakat. Sesuai dengan target akhir penelitian, Lusicon ( Lumpur Sidoarjo Conbloc) diharapkan mampu menjadi alternatif material dinding yang berbeda pada segmen menengah keatas, bersama dengan bata merah dan bata ringan. Hal tersebut dikarenakan Lusicon direncanakan untuk memiliki karakteristik dan kinerja yang mampu bersaing pada segmen tersebut. Lusicon bisa dijadikan sebagai bahan bangunan rumah murah yang ramah lingkungan.
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas