Minggu, 29 Maret 2015
Tribunnews.com

Penjualan Laptop di Bandung Turun Drastis

Kamis, 3 Mei 2012 03:57 WIB

Penjualan Laptop di Bandung Turun Drastis
net
ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Jabar

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Penjualan laptop di Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar), turun drastis sekitar dua bulan terakhir.

Menurut Riva Ahmad, Marketing Elcom, rata-rata, volume penjualan sekitar 5-10 unit per hari.
Padahal penjualan dua bulan sebelumnya rata-rata sebanyak 20 unit per hari.

"Anjloknya penjualan laptop itu terjadi karena adanya keharusan penggunaan sistem original (operating system). Sejak keharusan tersebut, konsumen membeli laptop tanpa dilengkapi sistem. Artinya, mereka mengisikan atau menginstal sistemnya secara masing-masing," kata Riva di stan perusahaannya dalam pameran komputer di Landmark Convention Hall, Rabu (2/4/2012).

Keharusan menggunakan sistem original itu, ujarnya, berpengaruh pada harga jual. Dijelaskannya, harga operating system original tergolong mahal. Sebagai contoh, untuk aplikasi windows, harga paling murah sekitar Rp 400 ribu.

"Itu belum termasuk aplikasi office, yang meliputi excel, word, power point, dan sejenisnya. Untuk aplikasi office, harganya sekitar Rp 800 ribu," kata Riva.

Turunnya penjualan laptop pun diamini Irwan Tasmin, Marketing Sony Vaio Premier Shop Cihampelas Walk (Ciwalk) Bandung. Irwan, yang ditemui Tribun di stand Sony Vaio dalam pameran di Landmark, membenarkan, lesunya pasar laptop terjadi sekitar 2 bulan silam.

Halaman12
Editor: Anwar Sadat Guna
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas