• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 23 September 2014
Tribunnews.com

British Petroleum Pasok 230 juta MBTU Gas Tangguh

Kamis, 24 Mei 2012 16:18 WIB
British Petroleum Pasok 230 juta MBTU Gas Tangguh
Kapal Minyak Untuk Pertamina Dibajak di Somalia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - British Petroleum (BP) Berau Ltd akan memasok sebanyak 230 juta meter kaki kubik gas Tangguh buat memenuhi kebutuhan dalam negeri. Suplai gas Tangguh ini akan dimulai tahun depan.
 
“Ini sejarah. Selama ini semua produksi gas Tangguh untuk ekspor,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik, kepada pers, usai menyaksikan penandatanganan kerjasama antara British Petroleum dengan PLN, Kamis (24/5/2012).
 
Tapi kata Jero mulai tahun depan, menurut menteri, BP menyatakan kesediaannya akan mensuplai 40 persen produksi gas Tangguh untuk kebutuhan industri dalam negeri.
         
Lebih lanjut Jero mengungkapkan sebelum kesepakatan ini terjadi, sebelum sempat berlangsung tawar menawar jumlah gas Tangguh yang akan dipasok. Awalnya, BP hanya bersedia menyuplai 150 juta meter kaki kubik. Namun, akhirnya BP bersedia menambah suplai gas hingga 230 juta meter kaki kubik.
 
Sementara itu, Kepala BP Migas R. Priyono mengatakan nota kesepahaman ini menunjukkan dua hal penting. Pertama, BP Migas dan industri hulu migas selalu berupaya keras memasok gas untuk kebutuhan domestik.

“Kedua, industri hulu migas bukanlah industri yang berdiri sendiri, ia selalu menjadi bagian dari masyarakat,” ujar Priyono.
 
BP Regional President Asia Pacific William W. Lin mengatakan MoU tersebut menggarisbawahi komitmen BP untuk mencapai kesepakatan terkait pasokan LNG untuk keperluan dalam negeri.
 
”MoU ini mencerminkan niat kami dalam mendukung pembangunan ekonomi Papua Barat, maupun membantu memenuhi kebutuhan energi di Indonesia secara keseluruhan, menyeimbangkan kebutuhan seluruh pemangku kepentingan,” pungkas William W. Lin.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Willy Widianto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
558312 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas