Senin, 30 Maret 2015
Tribunnews.com

Air Asia Thailand Sukses di Lantai Bursa Saham

Jumat, 1 Juni 2012 15:22 WIB

Air Asia Thailand Sukses di Lantai Bursa Saham
Air Asia
Salah satu pesawat milik Air Asia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Asia Aviation Limited atau AAV, pemilik saham mayoritas dari Air Asia Thailand, resmi memasuki Bursa Saham Thailand (Stock Exchange of Thailand/SET) dibawah Sektor Transportasi dan Logistik kemarin (31 Mei 2012). Eksekutif AAV mengumumkan target pertumbuhan 20-25% per tahun dan menjamin kekuatan keuangan untuk liberalisasi perdagangan ASEAN, meningkatkan kapitalisasi pasar sampai 20 miliar THB dan menarik lebih banyak minat dari pihak internasional untuk pasar saham Thailand.

CEO AAV dan AirAsia Thailand, Tassapon Bijleveld mengatakan, respon yang didapatkan dari IPO AAV sesuai dengan yang kami harapkan dan telah menjadi sebuah kebanggaan bagi para eksekutif dan karyawan dari Air Asia Thailand. Langkah ini akan memperkuat posisi keuangan Air Asia Thailand serta membuat perusahaan semakin siap menghadapi persaingan usaha lebih lanjut, terutama dalam hal korespondensi yang lebih liberal dalam pasar ASEAN.

"Langkah ini juga akan dapat terus meningkatkan corporate governance dan pertumbuhan perusahaan sekaligus menegaskan kepemimpinan kami sebagai maskapai penerbangan berbiaya hemat terbaik di pasar Asia.”ujarnya dalam siaran pers, yang diterima Tribunnews.com, Jum'at (1/6/2012).

Namun kata Tassapon hal tersebut bukan puncak dari pencapaian kami, akan tetapi merupakan awal yang sangat baik untuk pertumbuhan yang lebih kuat dan stabil bagi Air Asia Thailand di masa depan.

"Saya yakinkan kepada Anda semua bahwa kami akan terus bekerja dengan giat guna mencapai pangsa pasar yang lebih luas di dunia industri penerbangan Thailand dalam hal jumlah penumpang di lima tahun mendatang, dan para investor kami akan berkesempatan untuk menyaksikan pencapaian tersebut bersama kami,” lanjut Tassapon.

Tassapon juga menjelaskan tentang strategi pertumbuhan Air Asia Thailand, dimana dengan masuknya saham AAV di SET berarti akan semakin memperkuat keuangan perusahaan dan juga memungkinkan efektitivitas dari pengurangan biaya manajemen, dalam hal pengurangan biaya untuk pengadaan pesawat baik secara menyewa maupun membeli.

Maskapai penerbangan ini secara bertahap akan menambah jumlah pesawat Airbus A320 menjadi 48 pesawat di akhir tahun 2016 (saat ini Air Asia Thailand memiliki 24 pesawat). Dengan bertambahnya jumlah pesawat akan memungkinkan perusahaan untuk terus meningkatkan frekuensi penerbangan dan menambah rute penerbangan baru.

Halaman12
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Willy Widianto
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas