• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 20 Oktober 2014
Tribunnews.com

Air Asia Thailand Sukses di Lantai Bursa Saham

Jumat, 1 Juni 2012 15:22 WIB
Air Asia Thailand Sukses di Lantai Bursa Saham
Air Asia
Salah satu pesawat milik Air Asia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Asia Aviation Limited atau AAV, pemilik saham mayoritas dari Air Asia Thailand, resmi memasuki Bursa Saham Thailand (Stock Exchange of Thailand/SET) dibawah Sektor Transportasi dan Logistik kemarin (31 Mei 2012). Eksekutif AAV mengumumkan target pertumbuhan 20-25% per tahun dan menjamin kekuatan keuangan untuk liberalisasi perdagangan ASEAN, meningkatkan kapitalisasi pasar sampai 20 miliar THB dan menarik lebih banyak minat dari pihak internasional untuk pasar saham Thailand.

CEO AAV dan AirAsia Thailand, Tassapon Bijleveld mengatakan, respon yang didapatkan dari IPO AAV sesuai dengan yang kami harapkan dan telah menjadi sebuah kebanggaan bagi para eksekutif dan karyawan dari Air Asia Thailand. Langkah ini akan memperkuat posisi keuangan Air Asia Thailand serta membuat perusahaan semakin siap menghadapi persaingan usaha lebih lanjut, terutama dalam hal korespondensi yang lebih liberal dalam pasar ASEAN.

"Langkah ini juga akan dapat terus meningkatkan corporate governance dan pertumbuhan perusahaan sekaligus menegaskan kepemimpinan kami sebagai maskapai penerbangan berbiaya hemat terbaik di pasar Asia.”ujarnya dalam siaran pers, yang diterima Tribunnews.com, Jum'at (1/6/2012).

Namun kata Tassapon hal tersebut bukan puncak dari pencapaian kami, akan tetapi merupakan awal yang sangat baik untuk pertumbuhan yang lebih kuat dan stabil bagi Air Asia Thailand di masa depan.

"Saya yakinkan kepada Anda semua bahwa kami akan terus bekerja dengan giat guna mencapai pangsa pasar yang lebih luas di dunia industri penerbangan Thailand dalam hal jumlah penumpang di lima tahun mendatang, dan para investor kami akan berkesempatan untuk menyaksikan pencapaian tersebut bersama kami,” lanjut Tassapon.

Tassapon juga menjelaskan tentang strategi pertumbuhan Air Asia Thailand, dimana dengan masuknya saham AAV di SET berarti akan semakin memperkuat keuangan perusahaan dan juga memungkinkan efektitivitas dari pengurangan biaya manajemen, dalam hal pengurangan biaya untuk pengadaan pesawat baik secara menyewa maupun membeli.

Maskapai penerbangan ini secara bertahap akan menambah jumlah pesawat Airbus A320 menjadi 48 pesawat di akhir tahun 2016 (saat ini Air Asia Thailand memiliki 24 pesawat). Dengan bertambahnya jumlah pesawat akan memungkinkan perusahaan untuk terus meningkatkan frekuensi penerbangan dan menambah rute penerbangan baru.

“Rencana kami adalah untuk melakukan penetrasi ke pasar pariwisata di dunia yang kini berkembang dengan pesat khususnya di negara-negara dengan tingkat populasi tinggi seperti India dan Cina. Kami juga akan meluncurkan hub-hub baru kami di Hat Yai dan Udon Thani, setelah sebelumnya AirAsia Thailand sukses meluncurkan dan beroperasi dari hub-hubnya yang berada di Bangkok, Phuket dan Chiang Mai, dan memberikan konstribusi pertumbuhan sebesar 20-25% per tahun. Tujuan dan misi yang jelas akan dapat meningkatkan kepercayaan diri para pemilik saham dan investor di AAV sebagai salah satu saham dengan potensi pertumbuhan yang tinggi di masa depan.”jelasnya.

Sementara itu, Managing Director Thanachart Securities Public Company Limited, Suvabha Charoenying, yang merupakan perwakilan dari penjamin emisi terkemuka untuk IPO AAV, mendorong para investor untuk percaya pada fundamental dari AAV karena merupakan salah satu saham yang akan tumbuh dengan baik di tahun ini. Suvabha berharap perdagangan saham AAV di SET akan meramaikan pasar dan meningkatkan kapitalisasi pasar sebesar 20 miliar THB.    

CEO CIMB Securities (Thailand) Co., Ltd, Suchai Sutasthumkul, yang juga merupakan perwakilan dari penjamin emisi utama untuk IPO AAV, menyatakan bahwa tahun ini saham AAV telah terbukti menjadi salah satu yang paling banyak dinanti oleh para investor. Hal ini menunjukkan sebuah indikasi yang bagus dari prospek dan pertumbuhan AirAsia Thailand, yang telah menjadi maskapai penerbangan berbiaya hemat dengan pertumbuhan yang sangat cepat di negara tersebut.

Managing Director Credit Suisse Securities (Thailand) Limited, Pornchai Prasertsintanah menambahkan, saham AAV telah menjadi salah satu saham terbesar  membuka kesempatan bagi SET untuk menarik para investor dari seluruh dunia untuk berinvestasi. Walaupun krisis di Eropa masih berlangsung, Pornchai mengatakan investasi di Asia, terutama wilayah ASEAN akan terus berkembang karena sangat potensial, untuk itu, dengan adanya saham baru seperti AAV akan menambah nilai tambah untuk SET dan tingkat investasi di negara Thailand.

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Willy Widianto
0 KOMENTAR
582681 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas