GMF Tambah Kapabilitas Overhaul Landing Gear Pesawat B737-NG

Jumat, 29 Juni 2012 18:55 WIB

GMF Tambah Kapabilitas Overhaul Landing Gear Pesawat B737-NG
DOK
PT GMF AeroAsia berhasil menambah kapabilitas terbaru untuk perawatan pesawat B737-NG setelah menyelesaikan overhaul landing gear pesawat B737-NG Garuda Indonesia.

TRIBUNNEWS.COM CENGKARENG- PT GMF AeroAsia berhasil menambah kapabilitas terbaru untuk perawatan pesawat B737-NG setelah menyelesaikan overhaul landing gear pesawat B737-NG Garuda Indonesia.

Direktur Utama PT GMF AeroAsia, Richard Budihadianto dalam First Delivery Ceremony for B737NG Overhaul, GMF New Capability di Cengkareng mengatakan overhaul landing gear merupakan perawatan besar terhadap landing gear pesawat berdasarkan ketentuan yang dibuat oleh Boeing Company sebagai pabrik pesawat B737-NG. “GMF merupakan perusahaan MRO pertama di Indonesia yang memiliki kemampuan overhaul landing gear B737-NG

Diutarakan Ricgard Kapabilitas overhaul landing gear ini melengkapi kemampuan yang telah dimiliki oleh PT GMF AeroAsia dalam melaksanakan perawatan pesawat B737-NG.

Sampai saat ini, GMF AeroAsia telah memiliki kemampuan melakukan perawatan C-Check untuk pesawat B737-NG. Kapabilitas ini akan terus ditingkatkan dengan menyiapkan sumber daya manusia yang terampil dan handal serta fasilitas perawatan yang memadai. “Pengembangan kapabilitas kami lakukan sesuai dengan prosedur yang ditentukan oleh manufacture maupun authority,” kata Richard.

Selain pengembangan kapabilitas untuk B737-NG, GMF AeroAsia juga sedang mengembangkan kapabilitas overhaul landing gear untuk pesawat A320.

Pengembangan ini ditargetkan rampung tahun 2013 sehingga overhaul landing pesawat A320 sudah dapat dilakukan di GMF. “Maskapai nasional tidak perlu lagi mengirim pekerjaan overhaul landing gear ke luar negeri sehingga dapat menghemat biaya dan menekan devisa,” katanya. Dengan kapabilitas terbaru peluang pasar yang bisa dibidik oleh GMF semakin luas.

Richard juga menambahkan, GMF AeroAsia mengembangkan kemampuan perawatan untuk mengantisipasi pertumbuhan industri aviasi yang ditandai dengan kehadiran jenis-jenis pesawat terbaru. Tapi, pada saat yang sama GMF juga tetap mempertahankan beberapa kapabilitas untuk tipe pesawat yang telah digunakan operator seperti B737-Classic. “Semakin banyak kapabilitas yang kami miliki tentu semakin baik,” katanya. Apalagi dalam dua tahun terakhir kecenderungan pasar perawatan pesawat di Amerika dan Eropa beralih ke kawasan Asia Pasifik.

Halaman
12
Penulis: Budi Prasetyo
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help