• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 28 Agustus 2014
Tribunnews.com

Jelang Puasa, Harga Daging dan Sembako Mulai Naik

Selasa, 3 Juli 2012 17:59 WIB
Jelang Puasa, Harga Daging dan Sembako Mulai Naik
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Gugum (36) membersihkan ayam kampung potong dagangannya di Pasar Kosambi, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Senin (18/6). Seminggu terakhir harga daging ayam potong di sejumlah pasar di Kota Bandung terus naik. Kenaikan tersebut dipicu akibat berkurangnya pasokan ayam ke Kota Bandung. Harga ayam kampung potong di tempat ini Rp 55 ribu per ekor dari harga sebelumnya Rp 45 ribu, sementara harga daging ayam boiler Rp 18 ribu per kg dari sebelumnya Rp 16 ribu per kg. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Harga daging ayam di pasaran menjelang bulan puasa sudah mulai merangkak naik. Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi mengatakan dari delapan provinsi kenaikan harga jual daging ayam mengalamai kenaikan yang signifikan.

Yakni diantara 5 hingga 10 persen. Bahkan, kenaikan harga tembus 10 persen terjadi di dua provinsi.

Saat ini harga jual ayam siap potong mencapai Rp 15.500 per kilogram (kg), naik sekitar 6,9 persen dibandingkan awal bulan Juni yang sebesar Rp 14.500 per kg.

Wamendag Bayu pun meminta masyarakat mengganti konsumsi makanan karena kenaikan harga daging ayam akan berpengaruh kepada harga jual daging sapi.

”Ganti dengan rendang ayam atau opor,” ujarnya di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (3/7/2012).

Sementara itu, Wakil Ketua Perhimpunan Peternak Unggas Nusantara (PPUN), Muslikhin mengatakan, saat-saat menjelang Ramadhan kebutuhan ayam akan meningkat hingga 10 persen.

"Harga ayam di tingkat peternak Rp 15.000, untuk Jabodetabek berkisar Rp 15.500 per kg," katanya.

Harga itu diperkirakan akan semakin bertengger tinggi mendekati bulan puasa, terutama satu pekan menjelang Ramadhan. Dengan makin besarnya permintaan daging ayam, harga ayam siap potong akan naik di kisaran harga Rp 16.000 per kg.

Optimisme peningkatan harga juga diungkapkan Direktur Utama PT Rajawali Utama di Makasar, Wahyu Suhadji.

"Pekan depan permintaan akan mulai tinggi karena bulan puasa kian dekat," katanya.

Guna mengantisipasi kenaikan permintaan, perusahaan telah menambah suplai ayam sekitar 15 persen dari bulan biasanya yang mencapai 90.000 ekor.
Walau harga ayam di tingkat peternak mulai naik,
Harga daging ayam di sejumlah pasar di Jabodetabek masih stabil seperti pekan sebelumnya, yakni Rp 27.500 per kg.

Namun berdasarkan data Kementerian Perdagangan (Kemdag), harga daging ayam nasional pada Minggu (29/6) mencapai Rp 25.670 per kg, naik tipis dibandingkan rata-rata selama Juni yang mencapai Rp 25.021 per kg

Di sisi lain, peningkatan harga ayam belum bisa membuat peternak ayam potong untung besar. Sebab, biaya produksi terutama harga bibit ayam atau day old chicken (DOC) dan pakan ternak turut mengalami kenaikan.

Harga pakan saat ini telah mencapai Rp 5.800 per kg, naik Rp 350 dibandingkan pekan lalu. Sementara harga DOC mencapai Rp 6.000 per ekor dari awal Juni Rp 4.500 per kg.

Beberapa harga sembako juga mengalami lonjakan harga. Yakni diantaranya, harga beras. Rata-rata harga jual beras pada Mei Rp10.286/Kg. Namun minggu keempat Juni, harga jualnya naik menjadi Rp10.355/Kg. Demikian harga rata-rata beras murah pada Mei Rp8.224 naik menjadi Rp8.285/Kg pada minggu keempat Juni.
 
Selain itu,harga telur ayam naik dari Rp15.485 menjadi Rp16.248/Kg. Gula pasir dari Rp11.005 menjadi Rp11.825/Kg. Harga cabe rawit dari Rp17.354 menjadi Rp18.595/Kg. Cabai merah dari Rp22.395 naik menjadi Rp27.752/Kg. Minyak goreng kemasan dari Rp13.130 menjadi Rp13.165/Kg.


Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Willy Widianto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
689751 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas