Usaha Bordir Mampu Serap 29.484 Pekerja

Salah satu upaya meningkatkan kinerja subsektor tekstil, barang kulit, dan alas kaki

Usaha Bordir Mampu Serap 29.484 Pekerja
TRIBUN Jakarta/JEPRIMA

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG -  Salah satu upaya meningkatkan kinerja subsektor tekstil, barang kulit, dan alas kaki adalah perlu seringnya menggelar pameran. Salah satu pameran untuk menunjang kinerja industri tekstil dan produk tekstil Jabar adalah "Pesona Bordir Tiada Akhir" di pelataran parkir belakang Gedung Sate, Jumat (13/7/2012).

"Pameran ini sangat tepat diadakan sebagai momentum strategis untuk mempromosikan produk-produk bordir serta komoditi unggulan industri kecil dan menengah lainnya," ujar Heryawan dalam sambutannya pada pembukaan pameran.

Sekitar 50 stand tampak berjajar rapi di pelataran parkir Gedung Sate. Kelima puluh stand itu menawarkan berbagai produk dengan aplikasi bordir. Kebanyakan dari mereka menawarkan produk pakaian, kerudung, dan juga mukena dengan aplikasi bordir.

Di Jawa Barat, menurut Heryawan, usaha bordir yang terbanyak terdapat di Kabupaten Tasikmalaya. Jumlahnya 1.829 unit. Setelahnya menyusul Kota Tasikmalaya dengan 1.229 unit . Selain di dua wilayah itu, katanya, usaha sejenis juga ada di Kota dan Kabupaten Bandung, Kabupaten Garut, Kabupaten Ciamis, Kota Bogor, dan Kota Cimahi. "Seluruh usaha bordir mencapai 3.191 unit, dengan total penyerapan tenaga kerja mencapai 29.484 orang," jelasnya.

Seiring dengan perkembangan zaman, bordir juga makin modern dan bervariasi. Yang dahulu hanya untuk kebutuhan fesyen, kini bordir juga mulai menghiasi produk-produk homeware seperti taplak meja, tatakan gelas, tempat tisu, hingga sarung bantal. Tidak hanya bordir, pameran ini juga diwarnai dengan stand kuliner milik UKM yang ada di Jawa Barat.

Menurut Heryawan, dengan adanya kegiatan ini, citra Jawa Barat sebagai sentra bordir dan IKM nasional akan lebih kuat. "Bordir merupakan salah satu seni kerajinan daerah sekaligus potensi industri kecil dan menengah yang bernilai tinggi. Sehingga menjadi andalan untuk mendorong tumbuhnya perekonomian nasional, termasuk di Jawa Barat," ujarnya.

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help