Gedung Pencakar Langit Tumbuh Seiring Mahalnya Tanah

Jones Lang LaSalle memprediksi, Skysrapers dengan batas minimal 150 meter akan terus bertambah seiring karena okupansi sewa kantor di Jakarta.

Gedung Pencakar Langit Tumbuh Seiring Mahalnya Tanah
(Tribunnews/Hendra Gunawan)
Apartemen di Jakarta

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Arif Wicaksono

TRIBUNNEWS.COM.COM, JAKARTA - Jones Lang LaSalle memprediksi jumlah Gedung Pencakar Langit atau Skysrapers dengan batas minimal 150 meter akan terus bertambah seiring dengan tingginya okupansi sewa kantor di Jakarta.

"Peningkatannya sebanyak 35 unit dalam dua tahun, jika di 2009 sebanyak 40 unit maka akan mencapai 75 unit di 2012," ujar Anton Sitorus, Associate Director Research Jones Lang LaSalle, di Jakarta (18/07/2012)

Kenaikan ini menurutnya karena tingginya okupansi  sewa kantor yang mencapai 90 persen serta kebutuhan harga tanah yang semakin naik.

"Okupansi sewa untuk office diprediksi mencapai 90 persen dalam 2 tahun kedepan, belum lagi dengan harga tanah yang semakin naik di perkotaan," jelasnya.

Ia bahkan memprediksi kalau jumlah pencakar langit bisa mencapai 150 bangunan sampai dengan 2015.

"Kalau ekonomi stabil kita yakin jumlah gedung pencakar langit akan terus bertambah dan bisa mencapai 250 buah sampai dengan 2020," jelasnya. (*)

BACA JUGA:

Penulis: Arif Wicaksono
Editor: Sugiyarto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help