• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 3 September 2014
Tribunnews.com

Pemerintah Harus Pastikan BBM Aman Jelang Ramadan

Rabu, 18 Juli 2012 05:31 WIB
Pemerintah Harus Pastikan BBM Aman Jelang Ramadan
TRIBUN SUMSEL/Abriansyah Liberto
ANTRE BBM - Antrean BBM di SPBU 31 302 04 hampir sepanjang 300 meter di Jalan Ahmad Yani Palembang,Sumatera Selatan,Sabtu (26/5/2012).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR, Dewi Aryani mempertanyakan langkah pemerintah mengantisipasi dan mencegah terjadinya kelangkaan BBM jelang Ramadan dan Idulfitri 1433H.

Politisi PDI-Perjuangan ini mengatakan, pemerintah hingga kini belum membeberkan kepada DPR dan masyarakat mengenai kesiapan dan ketersediaan BBM jelang bulan puasa dan Lebaran.

"Antisipasi persiapan stok hingga strategi distribusi BBM menjelang Ramadan, Idulfitri, Natal, dan Tahun Baru harusnya sudah menjadi agenda rutin pemerintah. Tidak hanya diributkan dan dihebohkan menjelang hari 'H' pelaksanaan kegiatan keagamaan tersebut," tandas Dewi, Jakarta, Rabu (18/7/2012).

Ditegaskan, stok BBM menjadi penting karena segala kegiatan ekonomi terutama transportasi sangat bergantung kepada ketersediaan BBM.

"Tahun lalu Pertamina sudah mengalami defisit volume BBM 2 bulan sebelum tahun berakhir karena penghitungan pemerintah tidak jeli, tidak sinkron antara supply dan demand. Hal ini jangan sampai terjadi lagi tahun ini."

"Selain transparansi stok BBM, pemerintah juga harus bisa melakukan pengawasan terhadap distribusi dan penggunaan BBM bersubsidi. Jangan sampai distribusi BBM tidak sampai ke SPBU tapi lari ke kapal-kapal besar dan industri-industri," tegasnya mengkritisi.

Lebih lanjut, Dewi mengemukakan laporan Pertamina dan semua penyalur BBM subsidi harus benar-benar transparan dan akuntabel. Pun demikian dengan BPH Migas harus tegas dalam urusan ini.

KLIK JUGA:

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Anwar Sadat Guna
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
734821 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas