• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 3 September 2014
Tribunnews.com

Sertifikasi Naikan Nilai Kayu dan Tekan Illegal Loging

Rabu, 1 Agustus 2012 14:33 WIB
Sertifikasi Naikan Nilai Kayu dan Tekan Illegal Loging
TRIBUN PONTIANAK
ILUSTRASI KAYU ILLEGAL

Laporan Agus Nia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam rangka meningkatkan nilai kayu dan mengurangi illegal logging Kemennterian Kehutanan menerapkan sistem sertifikasi kayu terakreditasi.

Bersama Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kemenko Bidang Perekonomian, serta Kementrian Luar Negeri diharapkan kayu di Indonesia tersertifikasi keseluruhan 2013 mendatang.

"Bila ini tercipta, maka kita akan menjadi negara pertama di Asia yang menerapkan ini," kata Mentri Kehutanan, Zulkifli Hassan saat ditemui dalam acara 'Sistem Implementasi Legalitas Kayu' di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta,  Rabu (1/8/2012).

Dalam hal menaikkan nilai jual kayu di pasaran internasional, Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi menuturkan promosi yang ditekankan adalah originalitas kayu (asli Indonesia), sustainable, dan legalitas kayu.

Untuk saat ini, dia mengimbau pengusaha-pengusaha untuk menyertifikasi kayu ke lembaga-lembaga audit industri yang terakreditasi.

Lembaga audit tersebut adalah PT BRIK, PT Sucofindo, PT Mutuagung Lestari, PT Mutu Hijau Indonesia, PT TUV Internasional Indonesia, PT Equality Indonesia, PT Serbi Moerhani Indonesia, dan PT SGS Indonesia.

Selain itu, lembaga audit industri yang masih dalam proses akreditasi adalah PT Alamsentra Konsulindo, PT Smartwood Rainforest Alliance, PT Trustindo Primakarya, dan PT Transmada. (*)

BACA JUGA:


Editor: Sugiyarto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
784331 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas