• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 16 April 2014
Tribunnews.com

SBY: Cadangan Devisa Indonesia Tetap Kuat

Jumat, 17 Agustus 2012 07:21 WIB
SBY: Cadangan Devisa Indonesia Tetap Kuat
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam rangka HUT Ke-67 Proklamasi Kemerdekaan RI, di depan sidang bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, di Gedung DPR/MPR-RI, Jakarta, Kamis (16/8/2012). Sementara pada malam harinya Presiden juga akan menyampaikan Pidato Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2013 dan Nota Keuangan. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di tengah situasi perkembangan ekonomi global yang penuh ketidakpastian, Presiden SBY menyatakan optimismenya mempertahankan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kisaran 6,3 hingga 6,5 persen pada 2012.

Menurut SBY, cadangan devisa nasional memegang peranan penting dalam kondisi ketidakpastian global. Bersyukur, karena posisi cadangan devisa Indonesia tetap kuat.

"Yaitu mencapai sekitar 106,56 miliar dolar AS pada akhir Juli 2012. Jumlah ini setara dengan 5,8 bulan impor plus pembayaran utang luar negeri," kata SBY dalam pidato kenegaraan RAPBN dan Nota Keuangan 2013 dalam Rapat Paripurna DPR, di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (16/8/2012) malam.

Lebih lanjut SBY mengatakan, di sektor moneter, tingkat suku bunga acuan BI rate atau rata-rata tingkat suku bunga, tetap dapat dikelola dengan baik oleh Bank Indonesia.

Hal itu untuk menjaga kepercayaan para pelaku pasar terhadap perekonomian di dalam negeri, mendorong pertumbuhan, dan menjaga inflasi. "Berdasarkan situasi yang berkembang, sejak Februari 2012, BI rate telah menurun 25 basis point, dari 6 persen menjadi 5,75 persen," jelasnya.

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Anwar Sadat Guna
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
839711 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas