• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 20 September 2014
Tribunnews.com

Pemanfaatan ERP di Perusahaan Masih Rendah

Rabu, 5 September 2012 16:10 WIB
Pemanfaatan ERP di Perusahaan Masih Rendah
IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
Ribuan pencari kerja memadati acara Spectacular Job Fair 2012, Job For Career di gedung Istora Senayan, Jakarta, Selasa (4/9/2012). Ribuan lowongan pekerjaan dari ratusan perusahaan baik perusahaan media, jasa, perbankan hingga outsourcing ditawarkan dalam acara yang akan berlangsung hingga 5 September ini.

JAKARTA, TRIBUNNEWS - Pemahaman mengenai manfaat Enterprice Resource Planning (ERP)  di lingkungan organisasi seperti perusahaan, pemerintahan, rumah sakit  masih sangat rendah. Bahkan di lingkungan perusahaan saja, dari 4500 perusahaan besar, tidak sampai 1000 perusahaan yang menggunakan ERP.

"Perusahaan akan mendapatkan keuntungan seperti meningkatnya market share karena masuknya perusahaan melalui media internet membuat pemasaran tidak hanya hanya terbatas dari Indonesia," tutur

Prof. Richardus Eko Indrajit, Ketua Umum Aptikom dan praktisi Teknologi Informasi saat Media Gethering Membedah Peta Bisnis Pasar  ERP di Indonesia dan Kontribusinya Bagi Perekonomian Indonesia di Jakarta, Rabu (5/9/20012).

Dalam situasi krisis  mengelola resiko adalah sesuatu yang susah. Namun dengan dijalankannya progran  ERP, segala sesuatu bisa distimulasikan karena semua sudah terhubung.

"Misalnya bagaimana jika dollar naik tajam, antisipasi apa yang harus dilakukan, ERP akan bisa membantu," tuturnya.

Fungsi lain dengan ERP adalah akan mampu  mengotomotasi rangkaian proses yang panjang, membuat fungsi proses bisnis lebih bagus dengan beaya lebih murah. ERP akan meningkatkan transparansi dan jika makin  transparan nilai sahamnya makin tinggi.
Organisasi yang menggunakan ERP akan lebih tunduk pada  peraturan regulasi.

Di lingkungan pemerintah saat ini lebih dari 500 pemerintah kota dan kabupaten belum sama sekali disentuh. Lembaga pemerintah, termasuk lingkungan lainnya seperti sekolah, rumah sakit belum tersentuh.  Juga sekolah tinggi, ormas, forum asosiasi event.

"Masalahnya paradigma, pola pikir. Kalau universita pake ERP ketahuan data masuk. Banyak takut dengan tranparansi takut dengan disiplin tinggi," katanya.

Eko memandang perlunya pemanfaatkan jasa ERP melalui jasa  ousourcing dan could computing sehingga makin banyak perusahaan yang memanfaatkan dengan beaya ringan karena ditanggung bersama. (Eko Sutriyanto)

BACA JUGA:

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Sugiyarto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
897581 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas