Selasa, 4 Agustus 2015
Tribunnews.com

Harga Karet Ganjal Penjualan Motor di Jambi

Minggu, 23 September 2012 16:05 WIB

Harga Karet Ganjal Penjualan Motor di Jambi
TRIBUNNEWS.COM/ BUDI PRASETYO
Ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Hendri Dede Putra

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI -- Selain ketentuan Bank Indonesia (BI) yang membatasi uang muka (down payment/DP) untuk kredit motor 25 persen dari harga, menurunnya harga karet juga mempengaruhi penurunan penjualan kendaraan bermotor di Jambi.

Daya beli masyarakat terutama untuk penjualan di daerah komoditas karet yang menjadi sasaran dalam penjualan motor mengalami penurunan yang cukup signifikan mencapai 47 persen. Penurunan penjualan diakui sejumlah manager main dealer yang ada di Jambi.

Dikatakan Hadianto, Manajer Yamaha Mataram Sakti,  persentase penjualan kendaraan bermotor untuk tahun 2012 semester I mengalami penurunan. Terutama di daerah penghasil karet di Jambi, pengaruh penurunan tersebut katanya sekitar 47 persen.

"Untuk wilayah produksi karet penurunan sekitar 47 persen, tetapi daerah mayoritas penghasilannya sawit seperti Tungkal, Tanjabtim itu cenderung stabil," ungkapnya akhir pekan lalu.

Sedangkan pengaruh DP ketentuan BI, katanya secara umum terjadi penurunan kisaran 10-15 persen. "Transaksi per bulan secara umum kalau kita hitung harian tanggal 20 bulan September dibanding bulan sebelumnya itu menurun 7 persen. Kalau September dibanding Juni 2012 turun 10-15 persen," ujarnya
Andry Tan, Branch Manager Suzuki PT Angsana Jaya Indah, Thehok Jambi mengatakan khusus untuk roda dua penurunan harga karet cukup berpengaruh turunnya tingkat penjualan.

"Penurunan harga karet, efeknya memang berpengaruh terhadap penjualan motor. Untuk Suzuki khusus di Thehok terjadi penurunan 30 persen," katanya.

Halaman12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jambi
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas