Kamis, 27 November 2014
Tribunnews.com

Samsung Resmikan Rumah Belajar

Selasa, 25 September 2012 16:54 WIB

Samsung  Resmikan  Rumah  Belajar
TRIBUNNEWS.COM/BUDI PRASETYO
Samsung resmikan Rumah Belajar : Usai membuka Rumah Belajar Samsung Managing Director PT Samsung Electronics Indonesia (SEIN) Yoo Young Ki (paling kiri) usai membuka Rumah Belajar menijau satu kelas yang ada di Rumah Belajar Samsung jalan Duta Buntu Duri Kepa Jakarta Barat, Selasa (25/9/2012)

TRIBUNNEWS.COM  JAKARTA – Dari  total  anak  yang  ada  di Indonesia  sekitar  95 %  dapat  menikmati  pendidikan  Sekolah Dasar  (SD), namun sekitar  5 % anak lainnya tidak dapat mengikuti  pendidikan disebabkan  karena beberapa hal.

Hal  ini diutarakan  Dr. Ibrahim Bafadal M.Pd sebagai Direktur Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdikas)  saat  meresmikan  gedung Rumah  Belajar Samsung  di Jalan  Duta  Buntu  Blok B1 Kelurahan  Duri Kepa  Jakarta Barat, Selasa  (25/9/2012)

Tidak dapat  tertampungnya  anak  yang  putus sekolah  mengenyam pendidikan  di Indonesia, menjadi  perhatian tersendiri bagi  perusahaan  elektronik  terbesar   asal Korea  Selatan ini. Melalui  anak  perusahaannya di Indonesia  PT Samsung  Electronics Indonesia (SEIN) dengan  program  Corporate Social Responsibilitynya  (CSR) merintis  inovasi  dalam  proses belajar di Rumah  Belajar Samsung  .

Dimana  dalam  proses belajar ini menurut  Managing Director   PT  SEIN  Yoo Young  Kim   siswa menggunakan  Galaxy Note 10.1  yang dihubungkan  dengan LED TV sebagai  alat  mengajar yang  inovatif dan  menarik.  Guru  tinggal  menggunakan  beberapa fitur seperti  Polaris Office, formulamatch, kamus dan multi screen  pada Galaxy Note 10.1  yang langsung  terhubung ke Samsung LED TV.

Rumah  Belajar  Samsung  bukan  hanya terdapat  di lokasi Duta Buntu tapi  juga terdapat di Cikarang.  Pada gelombag  pertama  terdapat  klasifikasi  kelas  untuk  mobile phone di Cikarang  sebanyak 60 siswa dan 56 di Duta Buntu.

Untuk  gelombang  kedua  terdapat dua kelas masing-masing kelas mobile phone serta  IT dan dalam waktu yang  tidak lama  lagi juga  bakal hadir  kelas  Audio Video di Cikarang.

Dari total siswa  yang diterima  untuk kelas mobile phone  di Cikarang  ada 45 siswa dan 40 siswa untuk kelas IT.  Sedang di Dua Buntu   terdapat  51 siswa untuk  kelas mobile phone , 49 untuk kelas IT  dan 40 siswa untuk kelas Audio Video.

Terwujudnya  rumah belajar Samsung   karena  adanya  kemitraan antara   SEIN  dengan  Yayasan Cinta Anak  Bangsa (YCAB)  yang  merupakan  satu  organisasi  nirlaba yang menfokuskan  kegiatannya  pada  pemberdayaan  generasi muda Indonesia terutama bagi mereka  yang berada pada usia produktif.

Menurut  Pendiri  YCAB Veronica  Colondam , rumah  belajar  Samsung  diharapkan   mampu  mengisi  kesenjangan  antara keterampilan  siswa atau luluan  SMA/SMK Indonesia  dengan apa yang diperlukan oleh dunia usaha atau industry. Program ini  merupakan  salah satu upaya  kami guna  mempersiapkan  para lulusan  masuk ke dalam dunia kerja dan berkarya  nyata  untuk meningkatkan  kesejahteraannya.

Diutarakan Veronica , Rumah  Belajar Samsung  akan memberikan pembekalan  teori dan praktek , serta melakukan magang selama dua  bulan  di Samsung Service Centre, sehingga  para  siswa diharapkan  memiliki  pengalaman  komprehensif dalam  teknik reparasi  alat elektronik. “  Setiap  tahun  diharapkan  Rumah  Belajar Samsung ini akan  menjangkau  hingga  1000 siswa per tahun , dengan  target ini diharapkan dapat  mengurangi angka  pengangguran di Indonesia.” Ujar  Veronica/.

Untuk  angkatan  pertama  Rumah  Belajar Samsung  telah berhasil meluluskan 25 orang  siswanya  bulan November tahun 2011 lalu.   

Penulis: Budi Prasetyo

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas