Minggu, 25 Januari 2015
Tribunnews.com

BPD Jateng Tuan Rumah Penarikan Undian Panen Rejeki

Rabu, 26 September 2012 08:56 WIB

BPD Jateng Tuan Rumah Penarikan Undian Panen Rejeki
Bank Jateng Logo

TRIBUNNEWS.COM  JAKARTA -  Bank Pembangunan Daerah seluruh Indonesia (BPD-SI)  tanggal 27 September 2012  kembali menggelar program customer rewards yang dikemas dalam paket program Panen Rejeki BPD di Semarang. Perhelatan akbar Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda dengan total hadiah sebesar Rp 6 Miliar (diundi 2x setahun) atau Rp 3 Miliar untuk setiap periodenya, kali ini sebagai tuan rumah adalah Bank Jateng.

Undian Nasional Tabungan Simpeda pada setiap periodenya akan diperuntukkan bagi 587 penenang dengan hadiah utama Rp 500 juta, kemudian hadiah kedua Rp 100 juta untuk 4 pemenang, hadiah ketiga Rp 50 juta untuk 26 pemenang. Hadiah keempat Rp 5 juta untuk 26 pemenang, hadiah kelima Rp 2,5 juta untuk 26 pemenang, hadiah keenam Rp 2 juta untuk 52 pemenang, hadiah ketujuh Rp 1,5 juta untuk 104 pemenang, dan hadiah kedelapan Rp 1 juta untuk 345 pemenang. Hal ini tentunya memberi peluang besar bagi nasabah yang kini mencapai 5.792.758 penabung untuk dapat memenangkan setiap hadiahnya.

Lebih dari sekedar program rewards tersebut, Bank Pembangunan Daerah selurh Indonesia terus berkomitmen untuk tampil sebagai pemimpin di daerahnya masing-masing. Komitmen ini semakin kuat sejak dicanangkan BPD Regional Champion (BRC) oleh Bank Indonesia melalui 23 paket kebijakan di bidang moneter dan perbankan pada tanggal 21 Desember 2010 yang lalu, bank-bank pembangunan daerah (BPD) terus-menerus membenahi diri agar dapat lepas dari bayang-bayang perbankan nasional dan menjadi motor bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Ketua Umum Asbanda, Bapak Eko Budiwiyono yang juga selaku Direktur Bank DKI menjelaskan bahwa; Ada tiga pilar yang menjadi fokus perhatian BRC, yakni pertama ketahanan kelembagaan yang kuat, BPD berkomitmen untuk meningkatkan permodalan, meningkatkan efisiensi guna mencapai tingkat profitabilitas yang memadai didukung sehingga dapat memberikan kredit denga suku bunga yang kompetitif kepada masyarakat.

Dalam perannya sebagai agent of regional development, BPD menargetkan porsi yang lebih besar untuk kredit pada sektor-sektor produktif dan meningkatkan fungsi intermediasi, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kerja sama dengan BPR, baik melalui linkage program maupun menjadi APEX bank.

Hasil nyata dari keseriusan BPD menuju Regional Champion dapat dilihat dari berbagai aspek kinerja BPD yang terus meningkat. Saat ini BPD seluruh Indonesia (BPD-SI) secara aset nasional hingga Juni 2012 mencapai Rp 368.35 Triliun atau tumbuh sebesar 27,20% dibanding periode Juni 2011 dengan modal disetor telah mencapai sebesar Rp18 triliun per posisi Juni 2012 atau tumbuh sebesar 29,07% dibanding periode Juni 2011. Dari sisi Aset BPD-SI saat ini menempati posisi terbesar ke- 4 setelah Bank Mandiri, Bank BRI, danBank BCA. Kekuatan aset BPD seluruh Indonesia ini menunjukkan bahwa apabila BPD seluruh Indonesia bersinergi akan menjadi potensi kekuatan yang solid dalam kancah persaingan industri perbankan nasional serta dapat memberikan kontribusi yang lebih optimal bagi perekonomian nasional, khususnya di daerah.

Dana Pihak Ketiga (DPK) BPD-SI periode Juni 2012 mengalami pertumbuhan yang signifikan, yakni 30,78% atau menjadi sebesar Rp 307.33 Triliun dibanding periode sebelumnya, Juni 2011. Total Kredit yang disalurkan BPD-SI hingga Juni 2012 mengalami pertumbuhan sebesar 22,35% atau menjadi sebesar Rp 192.95 Triliun dibandingkan periode Juni 2011.

Halaman12
Penulis: Budi Prasetyo
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas