• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 Juli 2014
Tribunnews.com

BNI Asset Manajemen Luncurkan Reksadana Saham Syariah

Senin, 8 Oktober 2012 14:43 WIB
BNI Asset Manajemen Luncurkan Reksadana Saham Syariah
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Arif Wicaksono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Untuk memacu porsi dana kelolaan untuk segmen retailnya PT BNI Asset Manajemen (BNI-AM) akan meluncurkan produk reksadana saham syariah pada akhir tahun ini.

Idhamshah Runizam, Direktur Utama BNI-AM, mengaku akan meluncurkan produk itu pada satu - dua bulan terakhir ini. "Reksadana Saham Syariah akan kami luncurkan pada November nanti," katanya di Jakarta (07/10/2012).

Menurutnya, hal ini merupakan taktik untuk memperbesar porfolio retailnya pada tahun depan. Ia mengaku akan meningkatkan porsi retailnya yang  masih 20 persen dari dana kelolaan BNI AM."Porsi retailnya akan kami tingkatkan menjadi 30-40 persen pada tahun depan," ujarnya.

Target memperbesar retail karena menurutnya, akan lebih aman dibandingkan dengan dominannya porsi institusi.

"Porsi institusi yang banyak justru akan menyulitkan pergerakan kami, sedangkan retail akan gampang diswitch ketika saham sedang turun misalnya, hal ini berbeda dengan institusi yang bobotnya lebih besar," katanya. 

Ia juga belum bisa mengatakan mengenai komposisi saham pada produk reksadana saham syariah ini. "Komposisi sahamnya tidak bisa sebutkan," katanya. Harga dana minimum untuk reksadana ini sebesar Rp 100.000.

Ia juga, tidak mau menyebutkan dana kelolaan ataupun return yang akan didapatkan investor. "Target belumlah, dan return juga belum bisa disampaikan, kita tidak mau janji-janji," katanya. 

Ia mengungkapkan alasan untuk mengeluarkan produk reksadana saham syariah karena menurutnya lebih menarik karena pergerakan saham syariah yang lebih terseleksi dibandingkan reksadana saham.

"Kalau syariah kan lebih ketat, emitennya juga bukan sembarangan, jadi performnya bagus," katanya.

Ia juga akan memperbanyak bank kustodian dan penjual efek reksadana pada akhir tahun ini. Rencananya BNI AM akan bekerja sama dengan 2-3 bank swasta pada akhir tahun ini.

"Kami akan kerja sama dengan 2-3 Bank swasta dan bank tersebut masih 10 besar bank di Indonesia," katanya yang enggan menyebutkan lebih lanjut. 

Sebagai tambahan BNI AM, menargetkan akan mencapai dana kelolaan sebanyak Rp 7 trilliun pada akhir tahun ini. Sedangkan Dana kelolaan BNI AM per September 2012 sudah mencapai Rp 6.2 trilliun.(*)

BACA JUGA:


Penulis: arif wicaksono
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jakarta
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1010541 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas