• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 20 September 2014
Tribunnews.com

Belum Ada Sertifikasi Status Hotel di Jambi

Kamis, 11 Oktober 2012 16:51 WIB
Belum Ada Sertifikasi Status Hotel di Jambi
net
Salah satu hotel di Bandung

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Hendri Dede Putra

TRIBUNNEWS.COM, JAMBI - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jambi mengatakan di Jambi perlu dilakukan klasifikasi dan reklasifikasi hotel. Pasalnya sejauh ini hal tersebut belum dilakukan.

"Kalau mengacu peraturan pemerintah perlu sertifikasi klasifikasi dan reklasifikasi hotel. Di daerah lain sudah, ini cukup penting dan dilaksanakan badan independen bentukan PHRI pusat," kata Haris, Sekretaris PHRI Jambi, saat dikonfirmasi Tribun Jambi (Tribun Network) baru-baru ini.

Klasifikasi dilakukan pada hotel baru. Sementara reklasifikasi bagi hotel lama yang ingin memperoleh status bintang. Haris menjelaskan, badan independen tersebut berfungsi mencocokkan bukti dari self assessment hotel yang merupakan penilaian pribadi manajemen hotel atas fasilitas yang dimiliki.

Jadi apabila sudah dilaksanakan kalsifikasi dan reklasifikasi tim independen akan mengeluarkan rekomendasi untuk mengajukan status bintang atau non-bintang.

"Kemudian nanti yang akan menandatangani klasifikasi bintang atau non-bintang adalah gubernur daerah setempat. Khusus di Jambi itu belum dilaksanakan," tegasnya.

Ia mengaku, sejauh ini PHRI sudah mengajukan form aplikasi penilaian diri (self assessment) ke hotel yang ada. "Sayangnya, belum ada keharusan dari pemerintah daerah dan Pemprov Jambi untuk melaksanakan, jadi terkesan adanya keengganan dari pemilik hotel untuk diklasifikasi atau reklasifikasi," paparnya.

Ia menuturkan, di daerah lain setiap ada registrasi ulang izin operasi tahunan hotel, turut dilampirkan sertifikat kelas bintang atau non-bintang. "Di Sumatera ini cuma Jambi yang belum," katanya.

Menurutnya, hal ini berlarut-larut lantaran belum adanya ketidaksepahaman antara pemerintah dan PHRI terkait landasan hukumnya. Jadi sejumlah hotel di Jambi belum bisa dikatakan berbintang atau tidak.

"Hotel di Jambi ini sekitar 260, belum bisa dikatakan bintang atau non-bintang karena tidak pernah diklasifikasi dan reklasifikasi," katanya.

Dia juga mengatakan pemerintah sudah berusaha untuk bekerjasama dengan PHRI, tinggal menunggu momentum saja akan laksanakan untuk hotel di Jambi. "Kapan dilaksanakan belum pasti, itu tergantung pengajuan diri hotel," ujarnya.

Jadi mekanismenya, hotel mengajukan form assesment ke PHRI melalui formulir, juga tentang fasilitas, pelayanan, dan standar untuk managemennya. PHRI Jambi melanjutkan ke pusat untuk diproses lebih lanjut.

Terpisah, pihak hotel menyambut positif wacana tersebut. "Klasifikasi standard hotel itu memang ada positifnya, kita mendukung apa yang dikatakan PHRI," ujar Toni, Human Resource Development (HRD) Abadi Suite, Rabu (10/10/2012).

Namun demikian, hingga saat ini belum ada ketentuan kapan akan dilakukan aturan itu. Dia mengakui memang benar PHRI sudah pernah memberikan self assessment.

"Yang jelas kita mengakui tujuannya baik, memang baru wacana untuk rekomendasi hotel harus ada rekomendasi dari PHRI," katanya.

Dikatakan Toni, sebenarnya sudah pernah dibahas di beberapa pertemuan. Pihak hotel menyambut baik saja, karena memang sudah wewenang PHRI melakukan hal tersebut.

"Di beberapa pertemuan juga sudah dibicarakan, kita menyambut baik saja. Untuk kemajuan bersama Provinsi Jambi," katanya lagi.

Lebih lanjut dia mengatakan, selain sertifikat klasifikasi standar hotel, sertifikasi karyawan juga begitu baik, pihak hotel juga mendukung hal semacam itu.

Baca Juga:

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Jambi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
1 KOMENTAR
1022332 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Amiruddin-Sabtu, 10 November 2012 Laporkan
    Saya ketua Bpc phri tanjab barat kuala tungkal,mendukung atas ide dan prakarsa bpd phri jambi,cuman respon dari pemerintah daerah blm ada,sebagai pengurus daerah demi kesuksesan pemerintah dlm pariwisata kami berharap atas dukungannya sebagai kontribusi u
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas