Sabtu, 29 November 2014
Tribunnews.com

Jarak Antarkursi Batik Air 33 Inchi

Senin, 15 Oktober 2012 17:55 WIB

Jarak Antarkursi Batik Air 33 Inchi
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Direktur Umum Lion Air Edward Sirait (kanan) berbincang dengan Komandan Lanud Husein Sastranegara Kolonel Pnb Umar Sugeng Hariyono.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penumpang Batik Air bakal merasakan kenyamanan penerbangan. Tidak hanya dilengkapi dengan teknologi wifi serta exphone yang memungkinkan selama penerbangan telepon dan berselancar di internet tapi juga masalah kursi.

"Dibandingkan dengan armada yang ada sebelumnya, pesawat yang disiapkan mempunyai jarak antarkursi yakni 33 inchi," kata Sekretaris Perusahaan Lion Air, Aditya Simanjuntak di Jakarta, Senin (15/10/2012).

Untuk lebih mendapatkan kenyamanan, Batik Air yang dimiliki Lion Air seperti halnya Wings Air akan  menggunakan Boeing 737 seri 900 ER juga menyediakan kita menyediakan 12 kelas bisnis di pesawat.

Aditya menjelaskan tahap awal Batik Air menggunakan empat pesawat yang melayani rute wisata unggulan seperti Jakarta, Medan, Yogyakarta dan Makassar.

Sebelumnya, Direktur Umum Lion Air, Edward Sirait menyatakan Lion telah menerima SIUP Batik Air dan tengah proses AOC. Dua jenis pesawat untuk mengoperasikan Batik Air, yakni Boeing 737-900 ER dan 787 Dreamliner.

Dia menjelaskan, untuk pesawat Boeing 737-900 ER tersebut akan dimodifikasi jarak antar-kursinya. Fasilitas yang dihadirkan Batik Air yaitu makanan penuh (full meal), telepon di dalam pesawat, dan entertainment.

Armada Boeing 737-900 ER untuk Batik Air sudah masuk sebagai bagian pemesanan pesawat-pesawat Lion Air sebanyak 178 unit yang datang bertahap sejak 2007 hingga 2014 nanti.

Sebelumnya Lion sudah melakukan nota kesepahaman dengan Boeing Company untuk memesan lima pesawat Boeing 787 Dreamliner senilai US$ 967,5 juta untuk keperluan Batik Air.

Alasan Lion memilih Boeing 787 tersebut karena mampu mengangkut sebanyak 250 hingga 350 penumpang. Selain itu, pesawat ini merupakan pesawat komersial yang sudah mengusung mesin dan teknologi avionik terbaru. (Eko Sutriyanto)

BACA JUGA:


Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Sugiyarto

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas