• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 23 Agustus 2014
Tribunnews.com

Inilah Revolusi Penyedot Debu Electrolux

Rabu, 7 November 2012 16:45 WIB
Inilah Revolusi Penyedot Debu Electrolux - PENYEDOT_DEBU_ELEKTROLUX1.jpg
TRIBUNNEWS.COM/ EKO SUTRIYANTO
PENYEDOT DEBU ELEKTROLUX
Inilah Revolusi Penyedot Debu Electrolux - PENYEDOT_DEBU_ELEKTROLUX2.jpg
TRIBUNNEWS.COM/ EKO SUTRIYANTO
PENYEDOT DEBU ELEKTROLUX
Inilah Revolusi Penyedot Debu Electrolux - PENYEDOT_DEBU_ELEKTROLUX3.jpg
TRIBUNNEWS.COM/ EKO SUTRIYANTO
PENYEDOT DEBU ELEKTROLUX
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peralatan rumah tangga penyedot debu genap memasuki tahun yang ke-100. Sejak diperkenalkan pada tahun 1912, peralatan modern ini telah meringankan pekerjaan membersihkan rumah di seluruh dunia.
Revolusi dalam pekerjaan membersihkan rumah dimulai oleh pendiri Electrolux, Axel Wenner-Gren, yang kemudian terus berkembang sampai saat ini.

Semua berawal dari keinginan Wenner-Gren yang berdasar dari kebutuhan konsumen bahwa industri alat penyedot debu (vacuum cleaner) dapat diadaptasi untuk penggunaan di rumah tangga. 

Sebagai seorang agen penjual yang giat, Wenner-Gren adalah pelopor tidak hanya dalam desain peralatan, namun cara pembayaran baru berupa cicilan. Hal ini sangat membantu dalam memperkenalkan penyedot debu pertama untuk rumah tangga – Lux 1 – ke rumah-rumah.

“Dengan berat  mencapai 14 kg, Lux 1 tergolong mesin yang cukup berat dan sulit untuk dibawa-bawa. Bisa dibayangkan, dalam memperkenalkan alat ini ke rumah-rumah, agen penjual saat itu harus membuat janji pertemuan untuk melakukan demonstrasi supaya memastikan para suami berada di rumah dan dapat menyetujui pembayaran dalam sistem cicilan. Di setiap pertemuan, agen penjual harus menarik sendiri mesin ini dari rumah ke rumah.”, jelas Hendy Setiawan, selaku Marketing Manager PT Electrolux Indonesia dalam siaran pers, Rabu (7/11/2012).

Tidak berhenti sampai disitu, setelah kesuksesan Lux 1, Wenner-Gren terus memikirkan cara untuk terus memperbaiki kreasi vacuum-nya. Di tahun 1921, merupakan debut untuk vacuum Model V yang merupakan ciptaan Wenner-Gren.

Model ini merupakan pelopor vacuum cleaner modern yang kita kenal saat ini. Alat ini didesain supaya mudah untuk dipindahkan dan juga nyaman digunakan yaitu dengan posisi vacuum yang horizontal dan memakai dua buah materi metal sebagai “roda”-nya.
 
Di tahun 1930-an, trend desain lebih mengarah kepada desain yang ramping. Di periode tersebut, semakin banyak mobil dan kereta memiliki desain yang terlihat lebih sleek dan elegan.
Sadar akan peluang yang dimiliki oleh konsep desain tersebut yang dapat diaplikasikan dalam peralatan rumah tangga, Wenner-Gren mencari dan akhirnya bekerjasama dengan para desainer industri untuk menciptakan lebih banyak peralatan rumah tangga berdesain ramping.
Hasilnya, terlahir vacuum cleaner model XXX yang diciptakan oleh Lucrelle Guild. Sejak saat itu dan hingga sekarang, desain dan bentuk mulai menjadi faktor yang penting dalam menarik para pembeli.

Setelah masa periode Perang Dunia ke-II, Electrolux secara resmi mendirikan departemen desain tepat pada tahun 1963. Proyek pertama departemen tersebut adalah vacuum cleaner Luxomatic, yang memiliki terobosan fitur seperti penggulung kabel, kantung debu yang dapat disegel dan indikasi debu yang memperlihatkan seberapa penuh isi kantung debu.

Produk ini menjadi lambang visi dari perusahaan dan menjadi dominasi kategori produk vacuum cleaner pada saat ini. Pada tahun 1974, Electrolux menjadi produsen vacuum cleaner nomor satu di dunia.

Sejak saat itu, Electrolux terus menciptakan inovasi terbaru dalam produk vacuum cleaner. Pada tahun 1991, Trilobite - vacuum cleaner robot, diperkenalkan untuk penggunaan secara komersial di rumah sakit dan bandara.

Dengan tinggi berukuran 13 cm dan diameter 35 cm, Trilobite memiliki fitur teknologi yang modern dan terdepan seperti fitur ultra sound yang berfungsi sebagai navigasi otomatis yang dapat mematikan serta mengisi ulang baterai setelah alat selesai dipergunakan.
 
Arlisa Ardhiani, Product Marketing Manager Floor Care & SDA Category PT Electrolux Indonesia menjelaskan, “Sampai saat ini, Electrolux tidak berhenti dalam berinovasi berdasarkan kebutuhan konsumen. Pada abad millennium yang baru, Electrolux menghadirkan produk-produk yang mengkombinasikan inovasi dan peningkatan fungsi produk tanpa melupakan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan (environmental sustainability). Komitmen ini dapat ditemukan pada model produk hijau (green models) seperti Ultra Silencer, produk vacuum cleaner yang memiliki suara paling hening di pasar dan terbuat dari material daur ulang”.
 
Ergorapido yang diluncurkan pada tahun 2004 merupakan hasil dari kebutuhan konsumen terbaru yang menginginkan produk rumah tangga modern dan terdepan yang memberikan kemudahan saat membersihkan rumah tanpa meninggalkan pentingnya aspek desain secara visual serta kenyamanan dalam pemakaian seperti tanpa adanya kabel dan bentuk vacuum cleaner yang dapat berdiri.

Pada tahun 2010, perkembangan atas pentingnya kelestarian lingkungan ditandakan dengan peluncuran lima vacuum cleaner yang terbuat dari materi plastik daur ulang. Rangkaian vacuum cleaner  produk hijau (green range) ini juga dapat menghemat hingga lebih dari 50% energi saat dioperasikan.
Eko Sutriyanto
 
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Sugiyarto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1110142 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas