• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Tribunnews.com

Blue Bird akan Lepas 40 Persen Sahamnya Ke Publik

Selasa, 13 November 2012 15:46 WIB
Blue Bird akan Lepas 40 Persen Sahamnya Ke Publik
TRIBUN BATAM/ARGIANTO DA NUGROHO
Deretan taksi milik group Blue Bird terparkir di pool Lubuk Baja, Batam, Selasa (30/10/2012). Taksi Blue Bird akan segera beroperasi setelah gugatan Pemerintah Kota Batam kalah di PTUN. TRIBUN/ARGIANTO DA NUGROHO

Laporan Wartawan Tribun Jakarta Arif Wicaksono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Blue Bird Group berencana melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) di pasar modal.
Dengan rencana ini, Blue Bird akan melepas sekitar 20-40 persen dari Jumlah modal saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.

Vice Presiden Central Operational Blue Bird, Sigit P Djokosoetono mengatakan, dalam IPO nanti Perseroan akan menggunakan laporan keuangan akhir tahun 2012, dan di targetkan akan listing segera listing di semester pertama tahun 2013.

Sigit juga mengungkapkan, Perseroan akan memelakukan beauty contest terhadap 3-4 penjamin emisi (underwriter) untuk mendukung pelaksanaan IPO nanti.

"Bulan ini atau bulan depan akan kami adakan beauty contest untuk memilih underwriter. Sudah banyak Sekuritas yang mau menangani IPO ini, baik Sekuritas Asing maupun Lokal. Kami akan memilih 3-4 Sekuritas sebagai underwriter atas IPO yang kami akan laksanakan ini," ujarnya di Jakarta (12/11/2012).

Menurutnya, alasan melaksanakan IPO dimaksudkan untuk menerapkan good corporate governance (GCG), efisiensi, dan mayoritas untuk pengembangan usaha Perseroan. Namun ia belum bisa menyebutkan, berapa lembar saham dan target dana yang akan diperoleh dari hasil IPO.

"Kami belum bisa sebutkan target dana yang akan diperoleh dalam IPO nanti. Mayoritas dananya akan kami gunakan untuk pengembangan bisnis kami, seperti penambahan armada," ungkapnya.

Sigit juga menyampaikan, bahwa Perseroan berencana menambah 10.000 unit kendaraan (taksi) pada tahun 2013 mendatang.

"Penambahan taksi akan kami mulai awal Januari 2013. Untuk dananya kami perkirakan 1 taksi sebesar Rp 160 jutaan. Jadi dana untuk penambahan taksi tersebut total sekitar Rp 1,6 triliun," jelasnya.

Saat ditanya, apakah target dana hasil IPO akan sama dengan kebutuhan dari penambahan taksi tersebut. Sigit menjawab, tidak.

"Kan penambahan taksi dimulai awal Januari 2013, dan IPO dilaksanakan di semester I tahun depan, jadi nanti penambahan taksi dulu baru IPO. Paling dana hasil IPO-nya buat sisa rencana penambahan taksi kami yang sudah berjalan," tandasnya.

Ia juga mengatakan, Perseroan akan fokus pengembangan usaha di kota-kota besar, seperti Medan, Palembang, dan Pekan baru. "Hal ini karena banyak sekali permintaan di Sumetera dan Pulau - pulau  lainnya," katanya. (*)

BACA JUGA:

Penulis: arif wicaksono
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jakarta
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1127312 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas