• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Tribunnews.com

Kemendag Usul SNI Wajib untuk Produk Makanan dan Minuman

Kamis, 22 November 2012 01:05 WIB
Kemendag Usul SNI Wajib untuk Produk Makanan dan Minuman
Serambi News
Polisi bersama BPOM merazia berbagai produk makanan yang diduga kadaluarsa

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengusulkan untuk segera menambah jumlah Standar Nasional Indonesia (SNI) yang diberlakukan secara wajib.

Menurut Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi, pihaknya mengusulkan SNI wajib seperti untuk produk makanan dan minuman, furnitur, instalasi listrik bangunan (marina, tempat medis, kolam renang), pakan (ayam, ikan, udang), cat tembok, serta busi.

"Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib merupakan parameter penting dan strategis dalam upaya perlindungan terhadap konsumen dam keamanan masyarakat luas," ungkap Bayu, didampingi Dirjen Standardisasi dan Perlindungan Konsumen Nus Nuzulia Ishak, Rabu (21/11/2012), di kantornya, Jakarta.

Untuk itu telah dilakukan penelusuran terhadap SNI yang berkaitan dengan produk konsumsi
atau digunakan langsung oleh konsumen akhir.

Tercatat dari 7.618 SNI pada tahun 2011, terdapat 1.242 SNI yang berumur 5 tahun ke bawah, artinya baru dirumuskan mengingat revisi standar umumnya dilakukan dalam 5 tahun.

Dari 1.242 SNI tersebut diketahui bahwa barang yang dikonsumsi atau digunakan secara langsung oleh konsumen sebagian besar terdiri dari produk makanan dan minuman (249 SNI), diikuti standar bidang pertanian (209 SNI), perlindungan lingkungan (128 SNI), dan bahan konstruksi dan bangunan (98 SNI).

Selain itu, produk rekayasa listrik (95 SNI), serta standar peralatan rumah tangga/hiburan/olahraga (86 SNI).

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Anwar Sadat Guna
0 KOMENTAR
1152782 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas