• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 29 Juli 2014
Tribunnews.com

Semen Indonesia Ikuti Dahlan Iskan Ambil Alih Semen Baturaja

Kamis, 20 Desember 2012 23:07 WIB
Semen Indonesia Ikuti Dahlan Iskan Ambil Alih Semen Baturaja
IST
ILUSTRASI

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Utama PT Semen Gresik (Persero), yang kini berganti nama Semen Indonesia, Dwi Soetjipto menyatakan minat perseroan untuk mengambil alih Semen Batu Raja seperti saran Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan.

"Yang jelas kami berminat dan akan melakukan pengkajian lebih lanjut," ungkap Dwi Soetjipto dalam konferensi pers di Crowne Plaza, Jakarta, Kamis (20/12/2012).

Sebelumnya, Dahlan Iskan meminta manajemen PT Semen Indonesia agar mengambil alih Semen Batu Raja. Dahlan mengharapkan PT Semen Gresik Tbk dapat menguasai 51 persen saham Semen Baturaja.

Dengan begitu Semen Baturaja akan menjadi anak usaha Semen Indonesia, yang merupakan perusahaan induk dari Semen Gresik, Semen Padang, dan Semen Tonasa.

Lebih lanjut, Dwi mengatakan bahwa saat ini perseroan sedang mengkaji bagaimana bisa memperoleh nilai tambah dengan penggabungan dengan Semen Baturaja.

"Tentunya seperti sering kami katakan, apabila ada penggabungan antara Semen Indonesia dengan Semen Baturaja, maka kami melihat potensi untuk penciptaan nilai tambah. Itu cukup bagus, termasuk tentunya opportunity dari kecukupan pendanaan sementara Semen Baturaja sendiri dalam membangun pabrik barunya," ujarnya.

Namun, tegas dia lagi, bahwa proses penggabungan ini tetap terkait kebijakan pemegang saham nantinya bagaimana.

Selain itu, kata dia, tentunya juga terkait kajian Semen Indonesia baik itu mengenai harga, visiblitas dari penggabungannya dan bentuknya seperti apa nantinya.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Willy Widianto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1241461 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas