• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Tribunnews.com

UMK 2013 Kabupaten Paser Naik Rp 485 Ribu

Rabu, 26 Desember 2012 07:19 WIB
UMK 2013 Kabupaten Paser Naik Rp 485 Ribu
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
RIbuan buruh yang tergabung dalam Konferesi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) berunjukrasa di depan Istana Merdeka Jakarta Pusat, Kamis (22/11/2012). Buruh kembali berunjukrasa untuk menuntut penghapusan outsourching dan penolakan upah murah yang masih banyak dialami pekerja di Indonesia. TRIBUNNEWS/HERUDIN

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Sarassani

TRIBUNNEWS.COM, TANA PASER - Dewan Pengupahan (DP) Kabupaten Paser akhirnya menyepakati Upah Minimum Kabupaten (UMK) Paser 2013 sebesar Rp 1.755.000, naik 38,19 persen dibandingkan UMK 2012 sebesar Rp 1.270.000.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) Kabupaten Paser, H Syamsir Artha sekaligus Ketua DP Paser, mengatakan UMK Paser 2013 ini telah disepakati mulai 11 Desember 2012 lalu, dan sudah mendapat rekomendasi Bupati Paser agar ditetapkan oleh Gubernur Kaltim.

"Setelah melakukan sidang yang ketiga kalinya, rapat DP yang dihadiri Serikat Buruh/Serikat Pekerja dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), UMK Paser 2013 kita sepakati sebesar Rp 1.755.000," kata Syamsir, Selasa (25/12/2012).

Sesuai Permenakertrans 01/1999 dan Kepmenakertrans 226/2000, UMK harus di atas Upah Minimum Provinsi (UMP). Dengan UMP Kaltim 2013 Rp 1.752.000, tentunya UMK Paser 2013 masih di atas UMP Kaltim 2013, meskipun hanya terpaut Rp 3.000.

Dalam hal ini, Pemkab Paser telah mempertimbangkan keinginan kedua belah pihak, termasuk kelangsungan usaha perusahaan. Selain itu, suka atau tidak suka UMK Paser 2013 harus mereka sepakati, mengingat tahun 2012 sudah hampir berakhir.

"Hampir semua kabupaten/kota di Kaltim sudah, tinggal UMK 2013 kita yang belum, makanya kita berusaha mengakomodir keinginan kedua belah pihak untuk menyepakatinya. UMK Paser 2013 sebesar Rp 1.755.000 adalah nomor dua terendah setelah UMK Balikpapan," katanya.

Editor: sanusi
Sumber: Tribun Kaltim
0 KOMENTAR
1254562 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas