Bisnis Martabak, Balik Modal Dalam 7 Bulan

Jumat, 28 Desember 2012 09:29 WIB

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bukan cuma rasanya, ternyata laba dari bisnis kuliner martabak juga manis dan gurih jika serius dalam menjalaninya. Salah seorang pemain bisnis ini adalah Jessika Fauzi di Dago, Bandung. Di bawah bendera Roemah Prija The Femme, ia menjajakan martabak dengan merek Martabee.

Bagi yang ingin menjadi mitra, Martabee menawarkan tiga paket investasi. Pertama, paket dengan investasi Rp 25 juta. Mitra akan mendapat satu buah booth, kompor, pan martabee, kulkas mini, cooler besar, dan segala peralatan untuk membuat martabak. Jessika menargetkan omzet mitra mencapai Rp 10 juta per bulan.

Kedua, paket senilai Rp 47,5 juta. Paket ini dikhususkan bagi calon mitra yang ingin membuka dua gerai sekaligus. Mitra akan mendapatkan semua peralatan seperti pada paket pertama dengan jumlah dua kali lebih banyak.

"Jadi, kami memberi diskon kalau beli dua paket," imbuh Jessika. Ia menargetkan mitra bisa meraup omzet sekitar Rp 20 juta per bulan.

Terakhir paket master franchise senilai Rp 95 juta. Dalam paket ini, mitra mendapatkan peralatan untuk satu gerai seperti paket pertama. Namun, di luar itu, mitra juga mendapat fasilitas berupa dapur produksi.

Fasilitas yang didapat terdiri dari peralatan memproduksi martabak, standar operasional prosedur (SOP), training, dan izin usaha.
Dengan memiliki dapur produksi, mitra bisa menyuplai bahan baku bagi mitra-mitra yang ada di kotanya. Omzet paket ini ditargetkan mencapai Rp 78 juta per bulan. Untuk ketiga paket ini, Jessika menjanjikan mitra meraup laba 40 persen dari omzet.

Jessika mendirikan Martabee pada pertengahan 2012 dan langsung menawarkan kemitraan. Saat ini, Martabee sudah memiliki lima gerai. Dari jumlah itu, empat gerai di antaranya milik mitra dan satu milik sendiri.

Halaman
12
Editor: Sanusi
Sumber: Kontan
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help