• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 3 September 2014
Tribunnews.com

Kemendag Revitalisasi Pasar Tradisional Brang Biji Sumbawa

Rabu, 9 Januari 2013 10:06 WIB
Kemendag Revitalisasi Pasar Tradisional Brang Biji Sumbawa
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan dan Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan berbincang dengan pedagang beras saat memantau harga bahan kebutuhan pokok masyarakat di Pasar Kosambi, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Selasa (7/8/2012). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mengecek stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN

TRRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perdagangan merevitalisasi pasar tradisional Brang Biji di Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Besar, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pasar yang dibangun di atas lahan seluas 5.000 meter persegi ini mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Perdagangan tahun 2011-2012 dengan 10 persen sharing kontribusi dari APBD Kabupaten Sumbawa.

Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan menjelaskan pasar Brang Biji telah diperbaiki infrastruktur dan manajemennya yang
mencakup penataan area di dalam pasar. "Salah satunya yaitu Seperti zona antar pedagang, perbaikan fisik bangunan, sirkulasi udara, sanitasi, fasilitas pedagang dan pembeli, penanganan sampah, serta penanaman
pohon agar pasar menjadi teduh," katanya.

Menurut Gita, dengan mempertahankan pola tawar-menawar serta mudahnya mendapatkan bahan belanjaan menjadikan revitalisasi pasar tradisional akan berdampak langsung
terhadap peningkatan ekonomi masyarakat Kabupaten Sumbawa.

Gita berpesan agar pasar yang direvitalisasi dapat berjalan dengan baik dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat di sekitarnya, selalu dijaga dan dipelihara oleh para pengguna pasar, terutama pedagang dan konsumen.

Mendag berpesan agar pasar tersebut juga dapat dilengkapi dengan CCTV untuk memantau aktivitas perdagangan dan mengoptimalkan monitoring, evaluasi transaksi perdagangan serta sebagai alat keamanan di pasar.

"Pasar juga sebaiknya dilengkapi dengan Pohon Trembesi agar menjadi hijau dan rindang sehingga membuat nyaman masyarakat yang bertransaksi di pasar," katanya.

Pasar tradisional Brang Biji yang berada di jalur ekonomi kota Sumbawa Besar. Pasar Brang Biji meliputi 46 unit kios permanen, 13 unit kios sederhana, los pasar 15 unit, dan pedagang bakulan sebanyak 130 orang, unit kantor pengelola pasar dan unit pos jaga.

Untuk Tahun Anggaran 2013 ini, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapat alokasi anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk revitalisasi pasar sebesar Rp. 15.771.960. Melalui dana Tugas Pembantuan, Provinsi NTB mendapatkan alokasi untuk Pasar Percontohan di kabupaten Dompu
sebesar Rp 10 milliar, revitalisasi pasar tradisional di Kota Mataram sebesar Rp 3 miliar, serta kabupaten Bima sebesar Rp 5 miliar.

Total anggaran yang diberikan kepada Provinsi NTB untuk
program revitalisasi pasar tahun 2013 adalah sebesar Rp 33,7 miliar dan Rp 3,24 miliar untuk program Resi Gudang di Kabupaten Dompu.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: sanusi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1302752 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas