Jalur Kereta Tuntang-Kedungjati Dihidupkan Kembali

Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan PT KAI menandatangani kesepakatan

Jalur Kereta Tuntang-Kedungjati Dihidupkan Kembali
KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO (DRA)
Pengiriman Bahan Bakar Minyak dengan Kereta Api - Kereta api pengangkut bahan bakar memasuki Terminal Bahan Bakar Minyak Rewulu milik Pertamina untuk menjalani proses pengisian di Kecamatan Sedayu, Bantul, DI Yogyakarta, Kamis (10/1). Dalam sebulan, kereta tersebut rata-rata mengirimkan 5.890 kilo liter premium, 7.530 kilo liter solar, dan 309 kilo liter minyak tanah ke Terminal BBM Madiun, Jawa Timur. Kompas/Ferganata Indra Riatmoko (DRA)

Laporan Reporter Tribun Jogja, Bakti Buwono

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan PT KAI menandatangani kesepakatan bersama tentang penghidupan kembali Jalur Kereta Api Lintas Kedungjati-Tuntang sepanjang 30 kilometer, Senin (14/1/2013).

Kesepakatan itu ditandatangani Dirjen perkeretaapian Tundjung Inderawan, Gubernur Jateng Bibit Waluyo dan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Ignatius Jonan di museum kereta api Ambarawa, Kabupaten Semarang.

"Jalur rel ini merupakan lintas non operasional atau tidak aktif sejak 1970," kata Surono, Humas PT KAI Daerah Operasi 4 Semarang.

Lintasan ini akan kembali menghidupkan jalur Kedungjati-Tempuran-gogodalem-Beringin dan Tuntang. Jalur tersebut juga lintas cabang dari lintas Semarang-Kedungjati-Solo yang masih aktif.

MoU akan ditindaklanjuti dengan perjanjian kerja sama antara tiga lembaga itu paling lama enam bulan setelah penandatangan MoU.

Editor: Sanusi
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved