Senin, 22 Desember 2014
Tribunnews.com

BTN Tawarkan Bunga KPR Selama Pameran

Minggu, 3 Februari 2013 09:36 WIB

BTN Tawarkan Bunga KPR Selama Pameran
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Seorang SPG menunjukkan persyaratan kredit perumahan pada Pameran Perumahan BTN di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Sabtu (2/2/2013). Acara yang diadakan dari 2-10 Februari ini diikuti oleh 185 pengembang dengan display lebih dari 400 project property, harga mulai Rp 65 juta tipe 21 sampai miliaran rupiah, baik itu rumah subsidi maupun komersial sejahtera, komersial layak, dan rumah mewah. TRIBUNNEWS/HERUDIN

Tribunnews.com, Jakarta - Bank BTN tidak pernah berhenti berinovasi untuk urusan rumah. Bank dengan fokus bisnis pada pembiayaan perumahan ini kembali menggelar pameran perumahan. Sukses dengan pameran rumah yang digelar dua tahun sebelumnya telah memberikan inspirasi Bank BTN untuk menyelengarakan kembali pameran rumah untuk ketiga kalinya pada tahun 2013.

"Inilah momen yang tepat untuk menjual produk rumah kepada masyarakat sekaligus membelinya baik secara tunai ataupun KPR. Banyak fasilitas kemudahan dan promosi yang bervareasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat selama pameran berlangsung," kata Maryono, Direktur Utama Bank BTN menjelaskan usai  pembukaan  BTN Property Expo 2013 di JCC, Hall B Jakarta, Sabtu 2 Februari 2013.

Maryono menjelaskan BTN Property Expo 2013 merupakan  rangkaian kegiatan yang diselenggarakan Bank BTN dalam rangka  ulang tahun ke-63, Bank BTN untuk ketiga kalinya menyelenggarakan ”BTN Property Expo 2013” di Hall A dan B, Jakarta Convention Center, yang berlangsung pada tanggal 2 sampai 10 Februari 2013. Penyelenggaraan kali ini mengambil tema ”Pesta KPR BTN Menuju Keluarga Sejahtera”. Pameran ini menyajikan lebih dari 400 proyek perumahan di seluruh Indonesia. Rumah yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari rumah subsidi, menengah maupun mewah. Masyarakat juga  dapat menemui rumah dengan harga mulai dari Rp65 juta sampai dengan harga miliaran rupiah untuk rumah mewah di pameran ini, tambahnya.

Dalam BTN Property Expo 2013 masyarakat akan mendapat banyak fasilitas dan kemudahan untuk  mengajukan KPR dan KPA selama pameran berlangsung. Diantaranya adalah jangka waktu kredit sampai dengan 25 tahun, suku bunga 7,49% fix selama 2 (dua) tahun pertama, uang muka 10% untuk rumah dengan luas bangunan kurang dari 70m2, bebas biaya administrasi, diskon provisi 50% dan diskon biaya asuransi 40%. 

Maryono menambahkan sebagai salah satu kebutuhan dasar manusia, permintaan akan rumah tidak pernah berhenti. Setiap tahunnya, Indonesia membutuhkan tidak kurang dari 800.000 unit rumah baru. Dari angka ini, hanya setengahnya yang dapat dipenuhi oleh masyarakat, baik melalui pengembang perumahan maupun swadaya oleh masyarakat sendiri. Pertumbuhan penduduk, peningkatan pendapatan perkapita serta semakin berkembangnya masyarakat kelas menengah di Indonesia, menjadi beberapa faktor yang terus meningkatkan jumlah kebutuhan rumah. Minat masyarakat untuk memiliki rumah begitu besar sekali. Entah itu untuk kebutuhan tempat tinggal ataupun sarana investasi bagi mereka. Ini merupakan potensi yang perlu didorong oleh para pelaku pembangunan perumahan agar pasar rumah selalu siap untuk dibeli oleh masyarakat yang membutuhkan. Perbankan sudah pasti akan merespon jika pasarnya siap untuk difasilitasi pembiayaannya melalui skim kredit. Kami akan siap dan bahkan mendorong kepada para pengembang untuk terus membangun rumah rakyat, tegas Maryono.

Bank BTN hingga saat ini tetap konsisten mendukung program pembiayaan perumahan rakyat yang ditetapkan oleh Pemerintah. Hal ini sejalan dengan visi Bank BTN untuk menjadi bank yang terkemuka dalam pembiayaan perumahan. Konsistensi Bank BTN dapat dilihat dari dukungan yang telah diberikan selama ini terhadap pencapaian pembangunan perumahan nasional, dimana dominasi dukungan pembiayaannya diatas 98% merupakan share Bank BTN. Termasuk dalam hal dukungan pembiayaan melalui pola FLPP (fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan). 

Bank BTN masih menjadi pemimpin pasar pembiayaan perumahan di Indonesia dengan penguasaan pangsa pasar total KPR sebesar 25% per September  2012.  Sedangkan untuk segmen KPR subsidi, peran Bank BTN sangat dominan dengan menguasai pangsa pasar 98% dari total penyaluran FLPP tahun 2011 dan 2012.

Secara kumulatif, Bank BTN telah memberikan KPR kepada lebih dari 3,1 juta orang di seluruh Indonesia.  Meskipun telah menjadi pemimpin pasar dalam KPR, Bank BTN tidak pernah berhenti untuk memperbaiki dan menyempurnakan layanan KPR-nya, baik melalui kantor cabang konvensional maupun syariah. Berbagai upaya kami lakukan untuk dapat meningkatkan kualitas proses dan infrastruktur KPR, antara lain peningkatan layanan kredit dengan pola 1-5-1 (1 hari persetujuan kredit, akad kredit paling lambat 5 hari dan 1 hari transfer dana hasil realisasi kredit), dan implementasi iLoan untuk percepatan pemrosesan kredit. Kami juga telah memperluas jaringan kantor dalam 3 (tiga) tahun terakhir, dengan penambahan lebih dari 400 kantor layanan, sehingga sampai dengan 31 Desember 2012, Bank BTN telah memiliki 3.678 kantor layanan, termasuk 2.922 outlet Kantor Pos.

Maryono berharap semoga BTN Property Expo 2013 menjadi jawaban atas pemenuhan kebutuhan rumah bagi masyarakat Indonesia, khususnya yang berada di wilayah Jabodetabek. Ia menegaskan yang paling penting adalah pameran ini menampilkan banyak pengembang tetapi hanya satu Bank, berbeda dengan pameran lain yang menampilkan satu pengembang dengan banyak bank. Mudah-mudahan ini menjadi moment yang baik bagi masyarakat untuk memiliki rumah secara tunai ataupun melalui fasilitas KPR. Dari sisi pengembang semoga ini menjadi moment untuk terus membangun rumah rakyat, tambahnya.
(Aco)

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Gusti Sawabi

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas