Jumat, 28 November 2014
Tribunnews.com

Petani Paseh Kerepotan Penuhi Permintaan Jamur

Kamis, 7 Februari 2013 15:53 WIB

Petani Paseh Kerepotan Penuhi Permintaan Jamur
Tribun Jabar/Teuku
Ketua Kelompok Petani Jamur Adawa, Asep Hidayatuloh (36), menunjukan jamur tiramnya ketika ditemui Tribun di RT 05/RW 11 Kampung Lengo, Desa Loa, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Teuku M Guci Syaifudin

TRIBUNNEWS.COM, PASEH - Budidaya jamur tiram semakin berkembang di Kabupaten Bandung terutama di Kecamatan Paseh. Namun demikian para petani jamur ini ternyata belum mampu memenuhi permintaan pasar yang mencapai 5 ton dalam sehari.

"Sementara ini kami baru mampu memenuhi permintaan pasar sebanyak 5 kuintal saja," ujar pembina petani jamur di Kecamatan Paseh dan Majalaya sekaligus Ketua Kelompok Petani Jamur Adawa, Asep Hidayatuloh (36), ketika ditemui Tribun di RT 05/RW 11 Kampung Lengo, Desa Loa, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung, Kamis (7/2).

Asep memaparkan, jumlah petani jamur di Kecamatan Paseh dan Majalaya hasil binaannya berjumlah 100 orang, namun produksi jamur tiram masih jauh dari harapan. Menurutnya, permintaan warga untuk Kabupaten Bandung mencapai 5 ton.

"Untuk memenuhi kebutuhan jamur tiram di enam daerah seperti Solokanjeruk, Majalaya, Ibun, Paseh, Cicalengka, dan Nagreg saja mencapai 2 ton. Itu sebabnya para bandar pun membeli jamur tiram dari Cisarua. Sebab produksi petani asal Kabupaten Bandung sendiri kesulitan memenuhi permintaan pasar," ujar Asep.

Editor: sanusi
Sumber: Tribun Jabar

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas